You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: Piala Konfederasi: Hajar Spanyol, AS ke Final

Tak terkalahkan di tiga pertandingan babak grup, Spanyol akhirnya keok juga. Adalah Amerika Serikat yang membuat sejarah itu. Skuad Bob Bradley mengemas kemenangan terbesar sepanjang 60 tahun dengan mengalahkan juara Euro 2008 Spanyol 2-0 pada babak semi final Piala Konfederasi di Stadion Free State, Kamis (25/6). Menang, AS lolos ke babak final.
Gol-gol yang dikemas Jozy Altidore (27) dan Clint Dempsey (74) mengakhiri rekor 15 kali kemenangan beruntun La Furia Roja-julukan Spanyol. Kekalahan ini juga mengakhiri 35 kali rekor dunia tak terkalahkan, rekor yang sama yang masih dipegang juara Piala Dunia lima kali, Brasil.
Namun, kemenangan ini berbuah pilu bagi Bradley. Itu terjadi ketika putranya Michael, yang bermain tangkas di lini tengah diusir wasit asal Uruguay Jorge Larrionda, tiga menit jelang pertandingan usai.
Michael menjadi pemain ketiga Paman Sam yang diusir keluar dalam turnamen dan akan absen melawan antara pemenang laga semi final lainnya, Brasil dan Afrika Selatan.
Dilihat dari performa keseluruhan ini merupakan penampilan terbaik AS sejak mengalahkan Inggris 1-0 pada Piala Dunia 1950 di Brasil. Ini juga kali pertama AS berhasil mengalahkan tim peringkat satu duinia versi Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) sejak mereka mengalahkan Brasil pada 1998.
Hasil ini bahkan membuat semakin brilian karena AS, dalam dua laga pembukaan Piala Konfederasi harus menyerah dan posisinya tergencet, sebelum mengalahkan Mesir 3-0 untuk merebut tiket empat besar.
Pujian patut dilancarkan kepada bek AS Jay Demerit, Oguchi Onyewu, dan Carlos Bocanegra yang tampil moncer melawan Spanyol. “Ini merupakan kerja keras tim secara keseluruhan untuk bias mengalahkan tim seperti Spanyol. Ini kemenangan besar,” bungah Bradley senior. “Kami bermain disiplin di mana pemain bertugas dengan sempurna. Kami kini sedang mempersiaopkan diri tampil di final. Kami siap.”
Hal sebaliknya dialami pelatih Spanyol Vicente del Bosque. Pelatih yang membawa timnya meraup 13 kemenangan beruntun sejak mengambilalih posisi pelatih setelah Euro 2008 mengatakan kekecewannya.
“Kami tidak terbiasa kalah dalam waktu yang lama. Setiap kekealahan menyakitkan. Kami harus mendapat sentuhan akhir,” keluhnya. “Kami mempunyai banyak peluang namun pertahanan Amerika cukup rapat.”
Spanyol 0-2 Amerika Serikat
Spanyol: 1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 10-Cesc Fabregas (20-Santi Cazorla 68), 14-Xabi Alonso, 8-Xavi, 18-Albert Riera (22-Juan Mata 77); 7-David Villa, 9-Fernando Torres
Amerika Serikat: 1-Tim Howard; 21-Jonathan Spector, 15-Jay DeMerit, 5-Oguchi Onyewu, 3-Carlos Bocanegra (2-Jonathan Bornstein 89); 8-Clint Dempsey, 12-Michael Bradley, 13-Ricardo Clark, 10-Landon Donovan; 9-Charlie Davies (22-Benny Feilhaber 69), 17-Jozy Altidore (4-Conor Casey 84)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
» Piala Konfederasi: Alves Loloskan Brasil ~ Blog Archive ~ World Soccer (Asia Blogging Network)
[…] bertahan Piala Konfederasi 2005, kini akan berhadapan dengan Amerika Serikat–yang mengalahkan Spanyol 2-0–pada babak final, Minggu (28/6). Afsel akan bertemu juara Euro 2008, Spanyol, untuk […]
June 26th, 2009 at 11:50 am
» Piala Konfederasi: Alonso Selamatkan Muka Spanyol ~ Blog Archive ~ World Soccer (Asia Blogging Network)
[…] Eropa 2008 dan diunggulkan menjadi juara. Hasil inipun harus diraih Spanyol dengan susah payah. Kekalahan 2-0 dari Amerika Serikat di babak semifinal–yang menghentikan rekor 15 kemenangan beruntun–sepertinya menurunkan moral skuad asuhan […]
June 28th, 2009 at 8:41 pm