You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: Piala Konfederasi: Alves Loloskan Brasil
Brasil harus menunggu 88 menit agar bisa menjebol gawang Afrika Selatan untuk lolos ke babak final Piala Konfederasi. Juara Piala Dunia lima kali itu memastikan tiket partai puncak berkat gol semata wayang dari pemain pengganti Daniel Alves dua menit jelang permainan usai pada babak semi final, Jumat (26/6) dini hari.
Alves, yang diturunkan Carlos Dunga enam menit jelang pertandingan berakhir menjebol gawang Afsel yang dikawal Itumeleng Khune lewat tendangan bebas. Wasit memberikan hukuman tendangan bebas kepada tuan rumah setelah kapten Aaron Mokoena melanggar Ramires.
Brasil-juara bertahan Piala Konfederasi 2005, kini akan berhadapan dengan Amerika Serikat–yang mengalahkan Spanyol 2-0–pada babak final, Minggu (28/6). Afsel akan bertemu juara Euro 2008, Spanyol, untuk menentukan tempat ketiga pada hari yang sama.
Brasil yang ditemani bintang anyar Real Madrid Kaka, striker Sevilla Luis Fabiano bukan tanpa peluang emas. Itu terlihat ketika tendangan Fabiano berhasil dihalau Khune yang tampil tangkas kali ini.
Afsel juga mempunyai peluang emas. Dua tendangan jarak jauh, tendangan bebas dari Siphiwe Tshaba, dan sundulan kepala Mokoena namun tak mampu merobek jala Brasil yang dikawal kiper Inter Milan, Julio Cesar.
Lolosnya Brasil ke final ditanggapi bungah Dunga. “Pertandingan ini berjalan imbang saya memutuskan untuk mengganti seorang pemain yang agresif, dan spesialis tendangan bola mati,” bungahnya.
Dunga mengaku Alves adalah pemain pekerja keras. Itu dibuktikan bek kanan Barcelona dengan mengantarkan timnya ke laga puncak. “Alves terus berlatih setiap hari khususnya dalam mengantisipasi bola-bola mati. Hasilnya sempurna tendangan bebasnya meloloskan kami ke babak final,” tambahnya.
Pelatih Afsel Joel Santana adalah eks mentor Dunga ketika bermain buat Vasco da Gama. Pelatih yang mengantarkan Brasil juara Piala Dunia 1994 ketika menjadi pemain itu bangga bisa mengalahkan tim yang ditangani mantan pelatihnya sendiri.
“Tidak diragukan lagi. Bukan hanya Santana seorang Brasil namun semua asistennya juga orang Brasil. Itu yang membuat permainan kami sulit,” tegasnya.
Komentar sama dilancarkan Santana. Menurutnya ia berhasil membentuk tim yang mampu meladeni permainan Brasil yang di atas rata-rata. “Kami tampil sempurna, bertahan dengan baik, dan saya bangga dengan para pemain. Mereka mampu menahan tim terbaik di dunia dan juara dunia lima kali selama 88 menit,” tuturnya.
“Mengagumkan bisa bermain dengan Brasil, negara dan tempat kelahiran saya. Ini laga emosional dan saya senang dan bangga.”
Afrika Selatan 0-1 Brasil
Afrika Selatan: 16-Itumeleng Khune; 2-Siboniso Gaxa, 3-Tsepo Masilela, 4-Aaron Mokoena, 14-Matthew Booth; 5-Benson Mhlongo, 13-Kagisho Dikgacoi, 10-Steven Pienaar (11-Elrio van Heerden 90+3), 12-Teko Modise (21-Katlego Mashego 90+1), 8-Siphiwe Tshabalala (9-Katlego Mphela 90+1); 17-Bernard Parker.
Brasil: 1-Julio Cesar; 2-Maicon, 3-Lucio, 14-Luisao, 16-Andre Santos (13-Daniel Alves 82); 5-Felipe Melo, 8-Gilberto Silva, 18-Ramires, 10-Kaka; 9-Luis Fabiano (20-Kleberson 90+2), 11-Robinho.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
» Piala Konfederasi: BRASIL!!! ~ Blog Archive ~ World Soccer (Asia Blogging Network)
[…] melangkah ke final lewat gol tunggal Daniel Alves saat mengalahkan Afrika Selatan 1-0–tampil gugup di awal babak pertama. Sebaliknya, Amerika yang menumbangkan Spanyol 2-0 di […]
June 30th, 2009 at 12:18 pm