You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: PPD 2010: Brasil Oke, Argentina Genting

Diego Maradona kehilangan kata-kata setelah Argentina menelan kekalahan 0-2 dari Ekuador pada lanjutan kualifikasi zona Amerika Selatan, Rabu (10/6) kemarin. Kekalahan ini membuat peluang Argentina lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2010 terancam buyar.
Argentina, juara dunia 1978 dan 1986, memang kesulitan bermain di Olimpico Atahualpa, Quito, yang memiliki ketinggian 2.800 meter di atas permukaan laut. Tim Tango juga kalah telak 1-6 dari Bolivia ketika bemain di La Paz yang memiliki ketinggian sama, dua bulan lalu.
Striker mungil Barcelona, Lionel Messi, gagal menyelesaikan peluang yang ia dapatkan pada menit ke-10. Kesialan Argentina bertambah ketika eksekuasi penalti Carlos Tevez digagalkan kiper Ekuador kelahiran Argentina Marcelo Elizaga. Walhasil, Ekuador berhasil memanfaatkan peluang dan mencetak dua gol lewat Walter Ayovi (di menit ke-73) dan Pablo Palacios (83).
“Mereka (Ekuador) tidak melakukan apa-apa di babak pertama,” kata Maradona kesal. “Di babak kedua, mereka mendapat beberapa kali rebound dan mereka mencetak dua gol. Jika kami bisa mencetak gol, kami bisa menyelesaikan pertandingan.”
Kekalahan kedua Maradona di empat partai kualifikasi Piala Dunia 2010 ini membuat posisi Argentina genting. Mereka berada di peringkat empat dengan nilai 22 poin dari 14 pertandingan. Mereka hanya unggul dua poin Ekuador yang kini ada di peringkat lima.
Hanya empat tim yang lolos langsung ke Afrika Selatan tahun depan. Peringkat lima klasemen CONMEBOL harus melakoni dua partai play-off melawan peringkat empat zona CONCACAF. Langkah Argentina kian berat karena pada pertandingan berikutnya mereka harus menjamu Brasil di Buenos Aires, 5 September mendatang.

Brasil yang menang 2-1 atas Paraguay, memimpin klasemen dengan nilai 27, unggul satu poin dari Cile yang mencukur Bolovia 4-0. Sedangkan Paraguay, yang hanya meraih satu poin dari empat pertandingan terakhir, kini berada di posisi ketiga dengan nilai 24.
Pelatih Brasil Dunga mengatakan tugas timnya belum tuntas meski menang dari Paraguay di Recife. “Inilah pertandingan dimana kami harus bermain sabar. Kami berusaha dari sayap, kecepatan, dan merubah posisi. Semua bermain ketat sehingga sulit menang. Kami masih butuh tiga poin lagi untuk pasti (lolos),” katanya.
Salvador Cabanas sempat membuat kaget 56 ribu pendukung Selecao–julukan Brasil–di Stadion Arruda ketika mencetak gol lewat tendangan bebas (26). Namun hanya itu gol yang bisa dibuat Paraguay. Robinho berhasil menyamakan kedudukan (41). Gol Nilmar (50)–yang menerima umpan hasil kerja sama Felipe Melo dan Kaka– memastikan tuan rumah memetik kemenangan ketiganya secara beruntun.
Uruguay (nilai 18) dan Venezuela (17) tetap membuka peluang setelah bermain imbang 2-2 di Puerto Ordaz sedangkan Kolombia (17) memetik kemenangan 1-0 atas tamunya Peru di Medellin.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.