Euro 2008: Turki, The Comeback Kings

Kroasia tampil diperempat final, melawan Turki, sebagai favorit. Namun pelatih Slaven Bilic khawatir dengan penampilan tak kenal menyerah Turki yang dijuluki The Comeback Kings.
Turki selalu bisa memenangkan pertandingan di menit-menit terakhir. Hal yang tentunya menunjukkan semangat tak kenal menyerah.
Di pertandingan pertama, Turki kalah 0-2 dari Portugal. Gawang Volkan Damirel, yang kali ini harus absen karena kartu merah, dibobol Pepe (menit ke-61) dan Raul Meireles (90+3).
Di pertandingan kedua, Turki bertemu Swiss. Tuan rumah unggul lebih dulu lewat gol Hakan Yakin (32). Tapi setelah itu Turki bangkit. Semih Senturk menyamakan skor (57) sebelum Arda Turan memastikan kemenangan (90+2).
Dan di partai penentuan melawan Republik Cek, Turki bahkan sudah tertinggal dua gol sampai menit ke-62. Jan Koller membuka gol Republik Cek (34) ditambah Jaroslav Plasil (62).
Tapi semangat tak kenal menyerah ditunjukkan Turki. Mereka balik unggul dengan mencetak tiga gol hanya di 15 menit terakhir. Diawali dengan Arda Turan (75) dan dua gol Nihat Kahveci (87 dan 89).
Pelatih Kroasia Slaven Bilic mengingatkan anak asuhnya. “Kami harus waspada, karena mereka bisa kembali bangkit dua kali. Yang jelas kami harus mencetak gol lebih dulu,” katanya.

Add a comment One comment for this entry.
Euro 2008: The Comeback King melaju — World Soccer (Asia Blogging Network)
[…] atau tak kenal menyerah? Entahlah. Yang jelas, julukan The Comeback King kian […]
June 21st, 2008 at 3:17 pm