You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: Euro 2008: Magis Guus Hiddink

Euro 2008: Magis Guus Hiddink

raju — June 19, 2008 / 7:50 pm

Rusia 2-0 Swedia

Tangan Guus Hiddink benar-benar dingin. Jangan mengartikannya secara harfiah.

Pelatih Belanda itu mencatat prestasi hebat dengan selalu meloloskan tim yang diasuhnya dari putaran grup.

Hiddink dikenal mampu mengubah sebuah tim yang awalnya dipandang sebelah mata menjadi kekuatan mengejutkan. Ia pernah mengantarkan Belanda ke semi final Piala Dunia 1998.

Prestasi serupa juga ia berikan kepada tuan rumah Korea Selatan empat tahun kemudian. Pada Piala Dunia 2006, ia membawa Australia masuk ke perempat final.

Hebatnya, di 93 pertandingan bersama empat tim yang ia tangani; Belanda (1994-1998), Korea Selatan (2000-2002), Australia (2005-2006), dan Rusia (2006-sekarang), tercatat sudah 170 gol dibuat.

Nah, terakhir yang ia lolsokan adalah Rusia. Pada partai di Tivoli Neu stadium, Innsbruck, kali ini kehadiran Andrei Asrhavin membuat penampilan Rusia berbeda 180 derajat; tajam, kreatif di lapangan tengah, dan solid di pertahanan.

Tim Berung Merah itu memastikan sebagai tim terakhir yang lolos ke perempat final dengan mengalahkan Swedia 2-0 lewat gol Roman Pavlyuchenko (menit ke-24) dan Andrei Arshavin (50) yang juga terpilih sebagai Man of the Match.

Lawan mereka berikutnya adalah Belanda, juara Grup C, yang kebetulan juga negara asal dan pernah ditangani Hiddink. Pertemuan yang menurut pelatih berusia 61 tahun itu sangat istimewa.

“Kami memainkan sepak bola indah seperti mereka, jadi pertandingan nanti akan sangat menarik,” katanya.

Rusia lolos sebagai runner-up Grup C, nilai 6, mendampingi Spanyol (9) yang menang 1-0 atas Yunani. Swedia hanya berada di posisi tiga (3) disusul Yunani (0).

Yunani 1-2 Spanyol

Sementara itu, Yunani benar-benar menjadi juara bertahan yang harus pulang di putaran grup tanpa sekalipun mencatat kemenangan.

Pada pertandingan terakhir di Wals-Siezenheim Stadium, Salzburg, Yunani takluk oleh matador-matador muda Spanyol 1-2.

Sundulan terarah Angelos Haristeas (menit ke-42) sempat membuka harapan Yunani untuk menang. Tapi Spanyol yang hanya memainkan satu pemain skuad utama, Andres Iniesta, berhasil membalas dua gol.

Ruben de la Red (61) dan Daniel Guiza (88) sama-sama mencetak gol pertama mereka di turnamen ini.

Hasil ini menyempurnakan catatan Spanyol dengan tiga kemenangan. Sekaligus membuat pede pelatih Luis Aragones karena kini mereka 9 kali menang beruntun dan tak terkalahkan di 19 pertandingan sejak November 2006. Modal yang pas untuk bertemu Italia, runner-up Grup C.

“Anda maju dengan cara yang benar, tak perduli siapa lawan Anda, Prancis, Italia atau siapapun. Kami harus menang, titik,” kata Aragones.

Foto Rusia vs Swedia | Yunani vs Spanyol

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Nova Imoet — makin seru aj ni liga inggris,..
  • Nova Imoet — Roma emang tidak memiliki sejarah bagus dalam liga eropa
  • Nova Imoet — g sia2 Real MAdrid beli Ronaldo dengan harga tinggi
  • Nova Imoet — Ronaldo memang andalan
  • Nova Imoet — aku dukung MU... tahun ni tetep liga inggris minimal masuk final
  • Nova Imoet — ronaldo tidak tahu terima kasih.... udah dibesarkan MU malah milih hengkang gara2 uang...
  • andre — pasti masih tetap MU yang akan menjuarai liga inggris...
  • de budi — Dukungan buat terry akan tetap ada, sikap profesionalitasnya tergambarkan dalam setiap pertandingan yang dijalani. Jabatan kapten timnas inggris akan kembali ...
  • novel gunawan — yang membuat barcelona unggul adalah mental dan semangat juang tim yang pantang menyerah. jika di bandingkan dengan skill individu tim ...
  • novel gunawan — saya berharap tvri sebagai tv nasional mengambil alih hak siar liga inggris karena di gemari hampir seluruh penggemar sepak bola ...