You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: Euro 2008: Kesempatan Matador Muda

Yunani vs Spanyol
Pelatih Luis Aragones merombak total skuadnya pada laga terakhir Grup D melawan Yunani di Wals-Siezenheim, Salzburg, Kamis dini hari.
Kini mereka membidik kemenangan 100 persen dengan pemain pelapis. Kesempatan matador-matador muda untuk bersinar.
Spanyol sudah memastikan diri lolos sebagai kampium Grup D. La Furia Roja–julukan Spanyol–mengemas enam poin berkat keenangan 4-1 dari Rusia dan 2-1 Swedia. Rusia dan Swedia berebut satu tiket tersisa di Tivoli-Neu, Innsbruck.
Aragones kemungkinan hanya menyisakan Andres Iniesta sebagai starter utama. Ia akan memberikan kesempatan pada Raul Albiol turun sejak awal bersama Juanito Gutierrez.
Di bawah mistar kiper Liverpool, Pepe Reina, akan mengisi posisi Iker Casillas. Sentral bek Carles Puyol cedera kaki kanan saat mengalahkan Swedia demikian juga dengan gelandang David Silva dan Santi Cazorla.
Yunani juga tidak akan berhadapan dengan duet David Villa atau Fernando Torres.
Dani Guiza, top skorer Primer Liga musim ini dengan 27 gol, akan memimpin di lini depan. Lima gelandang akan dipimpin Cesc Fabregas yang hanya jadi pemain pengganti di dua partai sebelumnya.
Tapi Yunani takkan menyerah begitu saja. Juara bertahan ini memang sudah pasti tersingkir. Satu hal, mereka masih memiliki satu hal untuk dipertahankan; harga diri.
The Hellas–julukan Yunani–mencatat sejarah ketika menjadi juara di Euro 2004. Tapi mereka tentu tak mau dihitung sebagai juara bertahan pertama yang tersingkir tanpa pernah sekalipun menang atau mencetak gol.
Kemungkinannya? Kecil. Dari sembilan kali pertemuan mereka hanya menang sekali, 1-0, pada kualifikasi Euro 2004.
Akankah Yunani pulang dengan tangan hampa? Ataukah Spanyol mencatat rekor sempurna? Jawabannya akan tersaji malam ini.

Rusia Vs Swedia
Sementara di Stadion Tivoli Neu, Innsbruck, Austria, Rusia dan Swedia akan berebut tiket ke perempat final.
Swedia lebih diunggulkan dan hanya butuh hasil seri untuk lolos. Tapi Rusia memiliki faktor yang boleh diremehkan: sentuhan tangan dingin Guus Hiddink.
Dengan posisi harus menang, Hiddink mengatakan timnya punya modal yaitu kemenangan dari Yunani 1-0. “Untuk bisa menang atas Swedia, perlu dua langkah lebih maju,” katanya.
Hiddink beruntung di laga ini memainkan Andrei Arshavin. Playmaker berusia 27 tahun itu selalu jadi kunci bagi Rusia tapi absen dalam dua laga sebelumnya karena kartu merah yang didapat di babak kualifikasi.
Sebaliknya, pelatih Swedia, Lars Lagerback, masih harus menunggu kondisi Zlatan Ibrahimovic yang kembali kambuh cedera lututnya.
Ia diganti di babak kedua saat timnya dikalahkan Spanyol 2-1. Padahal Ibracadabra selalu mencetak gol di dua laga sebelumnya.
Foto Yunani vs Spanyol | Swedia vs Rusia
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Euro 2008: Fabregas, Si Superb Subtitute — World Soccer (Asia Blogging Network)
[…] Menghadapi Yunani, Kamis dini hari nanti, Fabregas berkesempatan menunjukkan bahwa ia tak hanya sekedar superb substitute. […]
June 18th, 2008 at 6:40 pm