You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: Euro 2008: No Conspiracy!

Rabu dini hari, 18 Juni 2008. Hari yang super penting bagi Italia, Prancis, dan Rumania. Inilah hari penentuan nasib bagi ketiganya apakah akan lolos ke perempat final Euro 2008 atau tidak.
Hari ini merupakan jadwal laga terakhir Grup C. Belanda bertemu Rumania, sedangkan Italia berhadapan dengan Prancis.
Siapa yang bakal lolos?
Tim Oranje sudah pasti lolos sebagai pimpinan klasemen Grup C. Kemenangan 3-0 dari Italia dan 4-1 dari Prancis memberikan skuad Marco van Basten itu nilia 6. Mereka akan bertemu Rumania (nilai 2) di Stade de Suisse, Berne.
Sedangkan Italia dan Prancis, nilai sama-sama 1, akan baku bunuh di Letzigrund Stadium, Zurich.
Utak-atiknya begini:
BELANDA
RUMANIA lolos jika:
PRANCIS lolos jika:
ITALIA lolos jika:
Oke kita lihat satu-satu.

Rumania Vs Belanda
Rumania cukup butuh hasil imbang, meski menang tentunya akan lebih baik untuk memastikan lolos. Mereka punya kesempatan itu karena pelatih Belanda, Marco van Basten, sepertinya akan melakukan perombakan skuad.
Van Basten bakal mengganti dua pemain yang sudah terkena kartu kuning guna menghindari skorsing. John Heitinga akan mengisi posisi Andre Ooijer di lini belakang dan Demy de Zeeuw menggantikan pertan Nigel de Jong di lini tengah.
Toh, mantan striker yang mengantar Belanda juara pada 1988 itu berjanji takkan bermurah hati pada Rumania. “Kami tak punya tim A atau tim B. Kami adalah satu tim dengan 23 pemain,” kata Van Basten.
Rumania bukan lawan enteng. Mereka mengalahkan Belanda 1-0 di babak kualifikasi dan bermain imbang 0-0 di Rotterdam. Belanda, yang sudah melesakkan tujuh gol di dua pertandingan, tak mampu menjebol gawang Rumania di dua pertemuan terakhir.
Posisi aman sebenarnya bisa didapatkan Rumania jika saja striker Adrian Mutu tidak gagal mengeksekusi penalti ketika bertemu Italia. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1.
“Saya akan membayarnya pada pertandingan melawan Belanda,” katanya berjanji.

Prancis Vs Italia
Partai balas dendam. Itulah gambaran laga dua finalis Piala Dunia 2006 lalu, Prancis dan Italia. Bedanya, kali ini bukan untuk memperebutkan gelar tapi “hanya” untuk tiket ke perempat final.
Ironis memang. Dua-duanya datang sebagai tim favorit. Tapi Prancis ditahan Rumania 0-0 dan kalah 1-4 dari Belanda. Italia tak beda jauh. Kalah 0-3 dari Belanda dan seri 1-1 dengan Rumania.
Hasil itu menempatkan kedua tim dalam posisi terpojok: terpuruk di posisi ketiga dan keempat klasemen. Artinya, malam ini keduanya harus saling bunuh sembari berharap Rumania gagal menang dari Belanda.
Laga di Stade de Suisse ini menjadi babak baru persiteruan kedua tim.
Delapan tahun lalu, Prancis mengalahkan Italia di final Euro 2000 berkat gol emas David Trezeguet. Enam tahun kemudian Italia membalas dengan menggilas Prancis di final Piala Dunia 2006 lewat adu penalti.
Di babak kualifikasi Euro 2008 ini kedua tim kembali bertamu karena berada dalam satu grup. Prancis berhasil tampil lebih dominan, meraih hasil 0-0 dan 3-1.
Di Austria-Swiss secara tak terduga keduanya kembali menyatu dalam Grup C. Dan kini keduanya justru mengalami nasib yang sama-sama kurang menggembirakan.
Kini salah satunya akan kembali gembira dan yang lainnya bersedih. Pertanyaannya siapa?
Foto Belanda vs Rumania | Prancis vs Italia | Adrian Mutu | Ruud van Nistelrooy | Franck Ribery | Luca Toni
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 7: couldn't connect to host
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Euro 2008: Demi Teman Lama, Marco! — World Soccer (Asia Blogging Network)
[…] dan panasnya laga terakhir Grup C membuat orang bisa punya pikiran […]
June 17th, 2008 at 8:15 pm