You're here: My Sport Blogging » World Soccer » Article: Euro 2008: Kejutan Kahveci, Blunder Cech

Euro 2008: Kejutan Kahveci, Blunder Cech

raju — June 16, 2008 / 5:09 pm

Peter Cech diakui sebagai salah satu kiper top dunia. Namun penampilan kiper Republik Cek itu berbeda saat menghadapi Turki.

Kiper yang memperkuat Chelsea itu membuat blunder sehingga Republik Cek kalah 2-3 dan gagal ke perempat final.

Partai di Stade de Geneve, Jenewa, ini berlangsung keras dan ketat. Republik Cek unggul lebih dulu ketika striker raksasa Jan Koller mencetak gol (di menit ke-34) yang disusul gol kedua dari Jaroslav Plasil (62).

Unggul dua gol ini membuat Republik Cek lengah. Sedangkan Turki balik menyerang habis-habisan. Gol balasan pertama Turki disumbangkan Arda Turan (75).

Nah tiga meit menjelang usai, drama blunder itu terjadi. Di menit ke-87, Cech gagal menanggap bola sehingga Nihat Kahveci memanfaatkan bola lepas tersebut menjadi gol dan kedudukan menjadi imbang 2-2.

Gol ini seolah meruntuhkan semangat pemain-pemain Cek. Nihat, penyerang Valencia, kembali mencetak gol dua menit kemudian dan memenangkan Turki.

“Saya tahu kesalahan yang saya buat atas gol kedua lawan merupakan penyebab kami harus pulang ke rumah lebih awal. Insiden itu bagi saya meringkaskan keseluruhan musim saya,” katanya.

Dengan hasil ini, Turki berhak mendampingi Portugal lolos ke perempat final. Portugal, meski kalah 0-2 dari Swiss, tetap memimpin klasemen Grup A dengan nilai 6, Turki di posisi runner-up kalah selisih gol, disusul Republik Cek (3) dan Swiss (3).

Di St Jakob Park, Basel, Swiss mengakhiri keikutsertaannya di Euro 2008 dengan manis. Hakan Yakin memborong gol kemenangan Swiss atas “Tim B” Portugal 2-0.

Hasil ini memang tak lagi berpengaruh bagi Swiss. Namun kemenangan ini punya nilai historis karena menjadi partai terakhir bagi Kuhn yang sudah menangani Swiss sejak 7 tahun terakhir. Ini juga menjadi kemenangan pertama Swiss di ajang Piala Eropa.

Tapi ada juga tudingan Portugal memang sengaja memberikan kado kemenangan bagi tuan rumah. Turun tanpa sebagian besar pemain kuncinya, Portugal tampil nggak ngoyo. Okelah, babak pertama berakhir tanpa gol. Tapi di babak kedua, praktis Swiss menguasai pertandingan.

Statistik mencatat Swiss melakukan 8 kali tendangan ke arah gawang, sementara Portugal–yang mengalahkan Turki 2-0 dan Republik Cek 3-1 di pertandingan sebelumnya, hanya melakukan 5 kali usaha. Yakin akhirnya mencetak gol di menit ke-71 dan dari titik penalti menit ke-83.

Foto Republik Cek vs Turki | Swiss vs Portugal

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

RECENT POSTS