You're here: My Sport Blogging » Liga Spanyol » Article: Liga Champions: Melanjutkan Dominasi

(Cristina Quicler/AFP/Getty Images)
Tiga, dari empat wakil Spanyol, meraih kemenangan di matchday pertama Liga Champions. Satu lainnya, Villarreal, meski hanya imbang tapi didapatkan di kandang sang juara bertahan Manchester United.
Pekan ini matchday kedua Liga Champions akan bergulir. Bagaimana peluang Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, dan Villarreal?
Real Madrid vs Zenit St Petersburg
Grup H; Selasa, 30 Saptember 2008
Madrid jelas menjadi sorotan utama. Banyak yang bertanya-tanya kenapa tim sekelas Madrid hanya sanggup membuat dua gol ke gawang BATE di partai pertama.
Meski di La Liga, Madrid tampil jumawa. Total mereka melesakkan 16 gol di empat kemenangan atas Numancia 4-3, Racing Santander 2-0, Sporting Gijon 7-1 dan terakhir Real Betis 2-1.
Modal sudah dimiliki Madrid saat tandang ke markas petersburg, Petrovski Stadium. Duet Ruud van Nistelrooy dan Raul adalah duet tersubur di Liga Champions. Nistelrooy mengemas 54 gol dan Raul 61 gol.
Petersburg juga bukan tanpa modal. Sebagai juara Piala UEFA, skuad asuhan Dick Advocaat itu jelas bukan tim kacangan. Mereka bisa memanfaatkan lemahnya lini belakang Madrid yang tak pernah kebobolan dua kali di enam partai La Liga musim ini
Villarreal vs Glasgow Celtic
Grup E, Selasa, 30 September 2008
The Yellow Submarines memulai langkah musim ini dengan hasil imbang 1-1 dengan Osasuna. Tapi setelah itu empat laga berikutnya selalu mereka menangkan.
Jelas hasil ini menumbuhkan rasa percaya diri menghadapi tamunya Celtic di Estadio El Madrigal. Apalagi Celtic punya rekor kurang bagus saat tandang ke kandang lawan.
Tinggal bagaimana Villarreal bisa menajamkan lini depannya. Cederanya pemain membuat Villarreal kurang produktif. Mereka hanya memasukkan tujuh gol di enam pertandingan La Liga.
Absennya Guille Franco dan Nihat Kahveci sepertinya jadi penyebab. Meski Giuseppe Rossi sudah mencetak gol saat menundukan Sporting Gijon 1-0, akhir pekan ini.
Shakhtar Donetsk vs FC Barcelona
Grup C, Rabu, 1 Oktober 2008
Hasil sebuah pertandingan selalu tak pernah diprediksi. Barcelona harus bersusah payah mengalahkan Espanyol 2-1 pada derby Catalan akhir pekan ini. Meski melakukan 30 kali usaha tendangan ke gawang hanya penalti Lionel Messi di menit terakhir yang memenangkan Barca.
Kekuatan Barca memang sedikit mengkhawatirkan di lini belakang. Setelah kalah 0-1 dari Numancia di pekan pertama, keempat pertandingan berikutnya gawang Barca selalu kebobolan.
Nah, tandang ke Stadion RSK Olympyiskyi, lini belakang jelas harus jadi perhatian pelatih Josep Guardiola. Lini depan sedikit terpengaruh dengan tak ada lagi Ronaldinho. Meski kini Guardiola mulai berani memainkan pemain muda seperti Sergi Busquets yang menggantikan peran Seydou Keita di lini tengah.
Barca pernah bertemu Donetsk musim 2004-2005. Mereka memenangkan keduanya; 2-0 saat tandang dan 3-0 di Nou Camp.
Atletico Madrid vs Marseille
Grup D, Rabu, 1 Oktober 2008
The Colchoneros menjadi tim yang ditakuti musim ini baik di La Liga maupun Eropa. Kemenangan 3-0 atas PSV Endhoven menjadi salah satu buktinya.
Apalagi kini Atletico bermain di kandang sendiri. Rekor mereka jika bermain di Vicente Calderon juga luar biasa. Malaga ditekuk 4-0 demikian juga dengan Recreativo Huelva.
Namun pekan ini, juga di kandang, Atletico merasakan kekalahan pertama mereka setelah kalah dari Sevilla 0-1.
Skuad Javier Aguierre itu mengandalkan Sergio Kun Aguero. Striker muda Argentina menjadi mesin gol di lini depan Atletico. Jika dibiarkan bebas bukan tak mungkin Aguero akan memborbardir gawang Marseille.
Sumber foto | Jadwal | Klasemen | Top skorer
Liga Champions
Jadwal matchday 2, Selasa (30/9):
Jadwal Rabu (1/10):
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.