You're here: My Sport Blogging » Liga Spanyol » Article: Sikat Armenia, Spanyol Catat Rekor

(Alberto Saiz/AP)
Armenia bukan lawan yang sepantar buat juara Eropa Spanyol. Setidaknya hal tersebut ditunjukkan Spanyol yang menang 4-0 pada kualifikasi Piala Dunia 2010, Kamis (11/9) dini hari. Kemenangan yang menjadi rekor baru kualifikasi.
Akhir pekan lalu Spanyol hanya sanggup menang 1-0 dari Bosnia. Tapi kali ini Los Seleccion tampil jauh lebih menawan. Empt gol dilesakkan ke gawang Armenia tanpa balas.
Joan Capdevila sudah membuka pesta gol Spanyol di menit ke-7. Pemain Villarreal itu menyontek umpan Andres Iniesta untuk menaklukkan kiper Roman Berezovski.
Villa tak mau ketinggalan memperbesar kemenangan Spanyol lewat gol yang lahir sepuluh menit kemudian. Dari kaki Villa juga tercipta gol ketiga Spanyol. Kali ini penyerang Valencia itu menyelesaikan umpan Xabi Alonso di menit ke-79.
Marcos Senna menutup kemenangan telak Spanyol dengan menciptakan gol tujuh menit menjelang bubar. Tendangangan kerasnya dari luar kotak penalti tak menemui hambatan dan merobek sudut kanan gawang Berezovski.
Pada pertandingan ini pemain muda Barcelona, Bojan Krkic, akhirnya mendapat kesempatan melakukan debutnya di timnas senior Spanyol. Striker Barcelona ini masuk pada menit ke-65 menggantikan Santi Carzola.
Tambahan tiga angka memastikan posisi Spanyol di puncak klasemen Grup 5 dengan nilai 6.
Meski menang, pelatih Vicente del Bosque tak sepenuhnya puas. “Kami banyak membuang-buang waktu di lapangan tanpa melakukan apa-apa. Kami seharusnya bisa lebih unggul di babak pertama,” katanya.
Toh, setidaknya ini menjadi rekor baru. Spanyol kini tak terkalahkan di 37 partai kualifikasi Piala Dunia, melewati rekor yang sebelumnya dipegang Jerman. Terakhir kali Spanyol kalah pada Maret 1993 ketika ditundukkan Denmark 1-0.
Jika bicara seluruh kompetisi termasuk uji coba, maka Spanyol belum terkalahkan di 25 partai terakhir dan tak kemasukan selama 618 menit.
Di pertandingan lain, Bosnia yang sebelumnya dikalahkan Spanyol mengamuk di partai kedua. Mereka melumat Estonia 7-0. Sedangkan satu pertandingan lainnya, Turki dan Belgia berakhir imbang 1-1. Keduanya berada di bawah Spanyol dengan nilai 4.
Sumber foto | Hasil | Jadwal | Klasemen
Pencetak gol: 1-0 Joan Capdevila 7; 2-0 David Villa 16; 3-0 David Villa 79; 4-0 Marcos Senna 82
Spanyol: 1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 2-Raul Albiol, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 6-Andres Iniesta, 16-Marcos Senna, 8-Xavi (10-Cesc Fabregas 73), 18-Santi Cazorla (13-Bojan Krkic 65); 7-David Villa, 17-Daniel Guiza (14-Xabi Alonso 56).
Armenia: 1-Roman Berezovski; 4-Sargis Hovsepyan, 5-Robert Arzumanyan, 18-Alexander Tateosian, 9-Hamlet Mkhitaryan; 8-Artur Voskanyan, 16-Levon Pachayan, 15-Karen Aleksanyan (6-Romik Khachatryan 78), 14-Samvel Melkonyan (13-Edgar Manucharyan 46), 10-Gevorg Ghazaryan (11-Arman Annearamyan 51); 17-Arman Karamyan
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
April
Krèn bnget tuch SPANYOL,,trutam c EL GUAJÉ david villa..my honèy…is c0ol
October 19th, 2008 at 10:00 am