You're here: My Sport Blogging » Liga Spanyol » Article: Tinggal Barca

Buruk. Prestasi wakil La Liga Spanyol di Liga Champions musim ini.
Spanyol hanya menyisakan satu wakil saja di babak perempat final Liga Champions.
Satu-satunya tim yang masih bertahan adalah Barcelona yang menyingkirkan Celtic.
Dua tim lain, Real Madrid dan Sevilla, kandas.
Madrid tak diperkirakan malah dibekap AS Roma dan Sevilla tumbang di tangan Fenerbahce.
Manu Fernandez (AP)
Barcelona 1-0 Celtic Barcelona lolos unggul aggregat 4-2
Seperti sudah diperkirakan pelatih Celtic Gordon Strachan, Barcelona tak tertahankan.
Setelah menang 3-2 di Parkhead, EL Barca terlalu tangguh bagi wakil Skotlandia itu di leg kedua. Tampil di Nou Camp, meski hanya menang 1-0, tuan rumah berhak atas tiket ke perempat final.
Gol tunggal Xavi Hernandez di menit ketiga ini sekaligus menderek prestasi Barca. Musim lalu mereka hanya bertahan di babak 16 besar.
Gol cepat yang diciptakan tim tuan rumah lahir dengan proses yang menawan. Di menit ketiga, setelah terjadi 19 kali passing, Ronaldinho melakukan gerak tipu untuk memperdaya seorang pemain lawan.
Sontekan tumitnya disongsong Silvinho yang melakukan penetrasi dari sayap kiri menuju kotak penalti. Bola ia angkat ke tengah, dan Xavi menyambarnya dengan tendangan setinggi lutut. Kiper Celtic Artur Boruc tak kuasa mencegah terjadinya gol.
Sayangnya di pertandingan ini Barca kehilangan Lionel Messi. Penyerang Argentina itu cedera di menit ke-34 dan diperkirakan harus beristirahat selama satu bulan. Kondisi ini tentu memberatkan Barca yang tengah mengejar ketertinggalan lima angka dari Real Madrid di La Liga.
“Cedera Messi menjadi kabar buruk. Ini akan mempengaruhi semuanya,” kata pelatih Frank Rijkaard.
Armando Franca (AP)
Sevilla 3-2 Fenerbahce Aggregat 5-5, Fenerbahce menang adu penalti 3-2
Ketat dan penuh drama. Laga 120 menit di Estadio Sanchez Pizjuan diakhiri dengan adu tendangan penalti.
Sevilla meski tampil di depan publik sendiri harus menerima kekalahan dan memberikan jatah ke perempat final pada tamunya Fenerbahce.
Ironis memang bagi Sevilla. Mereka memenangkan laga di waktu normal plus babak tambahn 2 x 15 dengan skor 3-2. Tapi lantaran kalah 2-3 di leg pertama, aggregat kedua tim menjadi sama 5-5. Nah, di adu penalti, Fenerbahce-lah yang unggul 3-2.
Bagi Fenerbahce inilah untuk pertama kalinya mereka lolos ke perempat final Liga Champions. Sementara Sevilla mendapat pelajaran bahwa dua gelar Piala UEFA berturut-turut bukan jaminan juga sukses di Liga Champions.
“Lawan tahu benar dimana kelemahan kami,” kata pelatih Sevilla Manolo Jimenez.
Sevilla sebenarnya unggul cepat lewat gol Daniel Alves (menit ke-5) dan Sheydou Keita (9) yang dibalas gol penyerang Fenerbahce asal Brasil Deivid (20). Sevilla menambah gol lewat Frederic Kanoute (41), tapi lagi-lagi dibalas Deivid (79).
Di masa perpanjangan waktu kedua tim gagal menambah gol sehingga harus tos-tosan. Kali ini giliran Volkan Damirel yang menjadi pahlawan Fenerbahce. Ia menggagalkan eksekusi Julien Escude, Enzo Maresca, dan Alves.
Philippe Desmazes (AFP)
Real Madrid 1-2 AS Roma AS Roma lolos unggul aggregat 4-2
Ketakutan terbesar Real Madrid musim ini jadi kenyataan juga. Mereka tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.
Yang lebih mengenaskan kekalahan ini didapatkan di Santiago Bernabeau, markas kebanggaan mereka.
“Sungguh pukulan yang amat menyakitkan,” kata Raul. “Liga Champions adalah salah satu target kami musim ini tapi kini kami tersingkir.”
Setelah kalah 1-2 di leg pertama, Madrid sebenarnya hanya butuh kemenangan 1-0. Alih-alih menang, mereka justru keok 2-1 dan tersingkir dengan aggregat 4-2.
Namun absennya bomber Belanda Ruud van Nistelrooy dinilai sebagai salah satu penyeban mandulnya lini depan Madrid. Robinho yang semula diharapkan membuat keajaiban tak mampu berbuat banyak karena mendapat pengawalan ketat para pemain Roma.
Petaka juara Eropa sembilan kali itu sebenarnya baru terjadi di menit ke-71, ketika kartu kuning kedua diterima gelandang Pepe. Dua kartu kuning itu diakumulasi jadi merah sehingga ia harus keluar lapangan.
Unggul satu pemain langsung dimanfaatkan Roma. Hanya selang dua menit, Santiago Bernabeau terdiam saat tandukan Rodrigo Taddei menerima umpan silang Max Tonetto gagal dihalau Iker Casillas. 1-0 Roma unggul.
Madrid membalas dua menit kemudian melalui Raul Gonzalez. Namun di masa injury time, Mirko Vucinis memastikan tiket delapan besar bagi Roma. Striker Montenegro itu meneruskan tendangan bebas Christian Panucci gagal dihadang Casillas.
Dan terhentikan langkah Madrid di Liga Champions musim ini.
Foto Xavi Hernandez | Foto Kanoute | Foto Robinho
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Barca kalah lagi, Madrid menjauh — Liga Spanyol
[…] Real Madrid tumbang di tangan AS Roma pada babak 16 besar Liga Champions, Barceloan justru jadi satu-satunya wakil Spanyol yang masih […]
March 10th, 2008 at 10:18 pm