You're here: My Sport Blogging » Liga Italia » Article: Tundukkan Livorno, Inter Kian Menjauh

(AP Photo/Lorenzo Galassi)
Jose Mourinho memenuhi janjinya. Inter Milan sukses membekap Livorno 2-0 dalam lanjutan Seri A Italia, Minggu (1/11) malam. Gol Diego Milito dan Maicon memperpanjang rekor tak pernah kalah Inter dari Livorno yang bertahan selama 62 tahun.
Kemenangan ini kian memperlebar selisih Inter di puncak klasemen sementara. Mereka mengemas nilai 28 atau unggul tujuh poin dari duet Juventus dan Sampdoria. Juve, nilai 21, kalah dari Napoli 2-3, Sabtu kemarin. Sedangkan Sampdoria, juga 21, hanya menambah satu poin setelah ditahan Bari 0-0.
Sebelum pertandingan Mourinho mengatakan Inter sudah merubah filosofinya. Musim lalu mereka memenangkan scudetto–untuk yang keempat kalinya beruntun–dengan penampilan solid. Tapi musim ini, Inter tampil lebih trangginas. Hal itu dibuktikan dengan kemenangan tandang 5-0 dari Genoa dan 5-3 dari Palermo, Rabu kemarin.
“Itu benar, tapi kami juga punya masalah. Buktinya kami tak bisa mencetak gol ke gawang Sampdoria atau Barcelona (di Liga Champions),” katanya. “Di luar soal itu, menyerang sangat dibutuhkan untuk menang,”
“Musim lalu, lini depan kami tidak banyak berkembang, semuanya bertumpu pada Zlatan Ibrahimovic dan siapapun yang mendampinginya. Kini semuanya berubah,” kata The Special One. “Kita akan lihat apakah kami bisa memenangkan scudetto kembali, semoga kami bermain lebih baik dari musim lalu.”
Kemenangan dari Livorno membuat Inter tak terkalahkan di tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Hasil ini juga modal penting bagi Mourinho yang akan menghadapi Dynamo Kiev di Liga Champions, Pada pertemuan pertama, Kiev berhasil menehan Inter 2-2.
Hasil berbeda diraih dua klub kota Roma, AS Roma dan Lazio. Roma berhasil memetik angka penuh dengan mengalahkan Bologna 2-1. Kedua gol Il Lupi disumbangkan Mirko Vucinic (35) dan Simone Perotta (52). Namun Lazio kembali gagal menang setelah ditahan juru kunci Siena. Meski unggul lebih dulu lewat gol Stafeno mauri (8), balasan Massimo Maccarone memaksa pertandingan berakhir imbang 1-1.
Di pertandingan lain, Forentina akhirnya kembali memetik kemenangan. Dua gol Marco Marchionni (menit ke-4 dan 69) serta satu gol Alberto Gilardino (86) memenangkan La Viola 3-1 atas Catania.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.