You're here: My Sport Blogging » Liga Italia » Article: Liga Champions: Milan Sikat Madrid di Bernabeau

(Foto: uefa.com)
Tak salah jika Liga Champions disebut sebagai habitat asli AC Milan. Tendangan voli yang berbuah gol dari Alexandre Pato pada injury time memenangkan timnya 3-2 dari Real Madrid pada matchday ketiga Grup C di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (22/10) dini hari.
Gol kemenangan Si Bebek–yang memaksa Los Blancos menelan kekalahan pertamanya di Liga Champions musim ini–tercipta setelah ia mengantisipasi umpan silang gelandang veteran Clarence Seedorf, pada menit ke-88.
Bermain di kandang sendiri, El Real unggul lebih dulu melalui gol Raul Gonzalez yang memanfaatkan blunder kiper Milan, Nelson Dida, pada menit ke-19. Kapten Madrid itu membawa sendiri bola tanpa pengawalan pemain Milan setelah menerima assist Esteban Granero.
Gol itu menyamai rekor gol yang pernah dikemas legenda Jerman, Gerd Mueller (66 gol) yang diciptakannya di tiga kompetisi Eropa; Piala Eropa/Liga Champions, Piala Winner, dan Piala UEFA/Piala Fairs.
Madrid terus memimpin permainan sampai tendangan keras Andrea Pirlo dari jarak 30 meter menjebol gawang kiper Iker Casillas, pada menit ke-62. Milan berbalik unggul empat menit kemudian. Pato sukses menyelesaikan umpan Massimo Ambrossini untuk menjebol kiper tim nasional Spanyol itu.
Pertandingan kembali memanas ketika bek pengganti Madrid, Royston Drenthe, menyamakan kedudukan pada menit ke-76. Namun lagi-lagi Pato memaksa Casillas memungut si kulit bundar dari gawangnya kembali pada injury time.
“Kami tahu kami akan menang. Kami bermain menakjubkan pada babak kedua. Kami tampil lebih baik, kami kuat dalam bertahan, kami menciptakan banyak peluang dan membalikkan keadaan menjadi 2-1,” bungah pelatih Milan, Leonardo.
“Meski Real Madrid menyamakan kedudukan 2-2, saya tidak pernah berpikir kami akan kalah. Yang terpenting buat saya hari ini adalah semangat tim. Saya melihatnya di sana, di lapangan,” tambahnya.

(Foto: uefa.com)
Sebaliknya, arstitek Madrid Manuel Pellegrini menyebut anak asuhnya seperti kehilangan kendali setelah Pato mencetak gol pertamanya. “Kami kehilangan sentuhan permainan setelah tertinggal 2-1 dan Milan memang menyulitkan permainan kami,” keluh pelatih asal Cile itu.
Kehebatan Pato juga disebut Kaka sebagai biang kekalahan timnya. “Dia masih berusia 20 tahun, tapi saya sudah katakan berkali-kali bagaimana hebatnya dia. Sayangnya, dia menunjukkan kehebatannya malam ini melawan kami,” kata pemain yang memperkuat Milan enam musim tersebut.
Menang, Milan berhasil menyalip posisi Madrid di puncak klasemen Grup C dengan mengantongi nilai enam dari tiga pertandingan. Skuad Pellegrini sama-sama mengoleksi nilai yang sama namun kalah dalam agregat gol. Posisi tiga ditempati Marseille yang menang 1-0 atas FC Zurich berkat gol semata wayang Gabriel Heinze.
Madrid masih punya peluang untuk membalas kekalahan. Mereka akan menyambangi Milan di Stadion San Siro pada 3 November mendatang.
Sumber foto Real Madrid vs AC Milan | Foto 02
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
sudirman
bravo milan
October 23rd, 2009 at 1:28 am