Debut Mourinho Berujung Kemenangan

Jose Mourinho lolos ujian pertama. Dalam debutnya sebagai pelatih Inter Milan, klub Seri A itu memetik kemenangan.
Kemenangan Nerazzuri, meski tipis, 1-0, didapat dari klub juara Arab Saudi, Al-Hilal, pada laga uji coba, dini hari kemarin.
Pada pertandingan di Riscone Sports Centre, Brunico, Inter tampil dengan susunan pemain baru. Mourinho bereksperimen dengan memainkan dua tim berbeda di setiap babak.
Jika semasa Roberto Mancini Inter memainkan pola 4-4-2, maka Mourinho menerapkan pola lebih menyerang 4-3-3. Di babak pertama Adriano dipasangkan dengan penyerang muda Mario Balotelli. Keduanya disokong pemain veteran Portugal Luis Figo.
Adriano, yang kembali ditarik setelah enam bulan dipinjamkan ke Sao Paolo, memuji strategi baru Mourinho ini. “Menyenangkan jika memainkan tiga pemain depan. Karena selalu ada pemain di dekat Anda dan membantu Anda bermain lebih cepat. Kami bisa mencetak banyak gol dengan formasi ini,” katanya.
Dua pemain muda, Davide Santon dan Francesco Bolzoni, mendapat kesempatan mengawal lini belakang bersama bintang Argentina, Nicolas Burdisso. Penyerang muda Prancis, Jonathan Biabiany, yang musim lalu memperkuat klub Seri B Modena, dimasukkan menggantikan Bolzoni di pertengahan babak pertama.
Gol Inter akhirnya tercipta menjelang akhir babak pertama. Penciptanya adalah Burdisso. Mantan pemain Boca Junior ini menyundul bola hasil tendangan bebas Balotelli.
Di babak kedua, Mancini memasukkan tim baru. Kali kini Amantino Mancini yang diboyong dari AS Roma berperan di belakang duet Julio Cruz dan Hernan Crespo. Namun hingga akhir pertandingan, Inter tak bisa menambah gol dan hanya menang tipis 1-0.
“Inter selalu berusaha menang, juga di pertandingan uji coba. Kami membuktikannya (melawan Al-Hilal). Formasi baru? Kami memang harus memikirkan pertahanan, tapi soal menyerang jangan tanya,” kata Balotelli.
Susunan pemain Inter Milan
Babak I: 12-Julio Cesar; 39-Davide Santon, 16-Nicolas Burdisso, 30-Pelè, 36-Francesco Bolzoni (Jonathan Biabiany 36); 14-Patrick Vieira, 19-Esteban Cambiasso, 4-Javier Zanetti: 7-Luis Figo, 10-Adriano, 45-Mario Balotelli
Babak II: 1-Francesco Toldo; 13-Maicon, 37-Mei, 23-Marco Materazzi, 6-Maxwell; 15-Oliver Dacourt, 5-Dejan Stankovic, 11-Luiz Jimenez; 33-Mancini, 9-Julio Cruz, 18-Hernan Crespo

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
mitoen
inter memang klub yg besar,ga ada satupun klub yb bisa menyaingi nya.bravo inter
July 25th, 2008 at 3:19 pm
ipoesz
dan satu lagi…..inter adalah klub terhormat.bravo inter…..
August 9th, 2008 at 12:18 am