← Kembali ke halaman depan

Sesal Luca Toni

Sesal memang selalu datang belakangan. Luca Toni mengakui ia merasa bertanggung jawab atas pemecatan pelatih Roberto Donadoni.

Jika saja ia bisa mencetak gol di Euro 2008 lalu, mungkin Donadoni tak dipecat.

Donadoni kehilangan jabatannya setelah Italia tersingkir di babak perempat final. Italia kalah adu penalti 4-2 (0-0) oleh Spanyol yang kemudian menjadi juara.

Salah satu penyebab gagalnya Italia adalah mandulnya lini depan Italia. Toni yang digadang-gadangkan setelah mencetak 39 gol di Bayern Muenchen ternyata mandul. Ia tak mencetak satu golpun di empat penampilannya bersama Italia.

Inilah yang menurut penyerang jangkung ini menjadi tanggung jawabnya. “Mungkin sebuah gol akan menyelamatkan Don (sapaan Donadoni). Bila saja saya bisa mencetak gol, meski saya sudah mencoba segala cara,” kata Toni.

Di Grup D, Italia kalah 0-3 dari Belanda, imbang 1-1 dengan Rumania, sebelum lolos sebagai runer-up grup setelah menang 2-0 dari Prancis. Namun dari tiga gol tersebut tak satupun yang dibuat striker.

Saat bertemu Rumania gol dibuat Christian Panucci sedangkan ke gawang Prancis disumbangkan penalti Andrea Pirlo, dan gol tendangan bebas Daniele De Rossi.

Toh, tudingan mandul dibantah Toni. Mantan pemain Palermo dan Fiorentina itu mengatakan tetap berusaha keras di setiap pertandingan.

“Meski saya tak berhasil mencetak gol, saya telah berupaya di sejumlah pertandingan. Saya bekerja dengan baik dalam waktu dua tahun terakhir,” katanya.

Sumber foto

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)