Berakhir dengan Adu Mulut

Pemecatan Roberto Mancini sebagai pelatih Inter Milan adalah klimaks dari perseteruan sang pelatih dengan presiden Massimo Moratti. Keduanya bahkan sempat terlibat adu mulut.
Harian Italia Il Giornale, edisi Kamis, menurunkan laporan perang kata-kata antara Mancini dan Moratti. Keduanya bertemu di kediaman Moratti selama 14 menit, bukan 20 atau 25 menit seperti yang diberitakan.
Meski dibantah Inter, tapi inilah rekap perang kata-kata keduanya versi Il Giornale:
Moratti: Hello Roberto, bagaimana kabarnya?
Mancini: Saya baik-baik saja, terima kasih.
Moratti: Bagaimana dengan keluargamu?
Mancini: Baik juga, terima kasih.
Moratti: Roberto, saya harus menyampaikan beberapa kabar buruk.
Mancini: Sudah saya duga.
Moratti: Saya harus melepasmu.
Mancini: Bukan, kamu ingin melepas saya. Itu dua hal berbeda.
Moratti: Bukan, jangan berbicara seperti itu. Kamu tahu, tim, saya telah berbicara dengan mereka dan ada yang tidak beres. Jadi, lebih baik diubah saja.
Mancini: Jangan bicara seperti itu, kamu sudah mengontrak (Jose) Mourinho sejak Januari.
Moratti: Tidak, tidak sama sekali, ini tidak seperti yang kamu kira.
Mancini: Tidak! Kamu sudah memberi saya banyak cerita dan kebohongan selama berbulan-bulan. Saya selalu bersikap benar dan saya tidak pernah berbohong padamu. Saya tak akan bisa mengerti keputusan ini.
Moratti: Apa yang kamu bicarakan? Jangan seperti ini, dengarkan saya!
Mancini: Apa yang harus saya dengarkan? Kamu bahkan tidak merayakan pesta scudetto satu abad ini.
Moratti: Apa hubungannya dengan ini? Tenanglah dan mari kita bicara baik-baik.
Mancini: Melihat kamu akan melepas saya, saya bahkan tidak berniat sama sekali untuk mendengarkan kamu lagi.
Moratti: Jangan pergi seperti ini, mari kita setidaknya bicara mengenai pembayaran biaya kepergianmu
Mancini: Saya tak ingin uang pembayaran kamu itu, kamu harus memberi saya uang selama empat tahun masa kontrak saya dan saya tidak akan melepas satu euro-pun. Tapi jangan khawatir, kamu akan mendengar kabar dari pengacaraku, dan dengan ini saya pergi.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.