You're here: My Sport Blogging » Liga Italia » Article: Mancio Tetap Yakin Lolos
Alberto Pellaschiar (AP)
Dua hasil berbeda didapatkan dua tim unggulan, Inter Milan dan AS Roma, pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis dini hari.
Inter Milan yang menjamu Lazio harus puas dengan hasil kacamata alias 0-0, sedangkan Roma mendapat keuntungan setelah menang 1-0 atas Catania berkat gol tunggal Francesco Totti.
Tapi allenatore Inter, Roberto Mancini, tetap percaya anak asuhnya bisa lolos ke final. Kok bisa?
Bermain di kandang sendiri, Stadio Giuseppe Meazza, Inter tidak turun dengan skuad terbaiknya. Mancini memasang duet cadangan, Hernan Crespo dan David Suazo, di lini depan menyusul cederanya Zlatan Ibrahomivic serta skorsing yang harus dilakoni Marco Balotelli dan Julio Cruz.
Kegagalan Inter juga disebabkan apiknya penampilan kiper gaek Lazio Marco Ballotta. Kiper berusia 44 tahun itu menggagalkan peluang Inter yang didapatan Maniche, Crespo, dan Nicolas Burdisso.
Hasil ini jelas kurang menguntungkan bagi Inter karena pada leg kedua, 7 Mei mendatang, mereka harus tandang ke Stadio Olimpico. Namun Mancini tetap tenang dan yakin bakal lolos ke final.
“Saya berharap kami menang, tapi inilah hasil terbaik yang kami harapkan selain kemenangan. Kami bisa datang ke Roma dan yakin bisa menang. Lazio tim hebat dan kami mengistirahatkan beberapa pemain,” kata Mancini.
Kubu Lazio sedikit tak puas dengan hasil kacamata ini. Pelatih Delio Rossi menyebut skuadnya layak mendapat hasil lebih. Rossi sempat memprotes takling keras dari belakang yang dilakukan Marco Materazzi pada Goran Pandev. Namun wasit sama sekali tidak memberikan hukuman pada Matrix. Biancocelste juga sempat mencetak gol melalu tandukan Stefano Mauri, tapi gol ini dianulir karena Mauri dinilai berada di posisi offside.
Kegagalan Lazio memenangkan pertandingan juga disesalkan pelatih AS Roma, Luciano Spaletti. Ia menilai Lazio seharusnya bisa memenangkan pertandingan sehingga partai final bisa mempertemukan dua tim asal ibukota Italia tersebut.
Roma sendiri sebenarnya tidak meraih kemenangan dengan mudah. Meski bermain di Stadio Olimpico, turun dengan skuad terbaiknya termasuk Totti, dan “hanya” menghadapi Catania–tim peringkat 15 Seri A–namun Roma cukup kesulitan.
Peluang pertama Roma dapatkan Cicinho. Bek asal Brasil itu menerobos pertahanan Catania namun bola hasil tendangan kaki kirinya melayang di atas mistar gawang. Demikian juga dengan kesempatan Ludovic Giuly. Setelah menerima umpan Mauro Esposito, Giuly melepaskan sebuah tendangan yang masih bisa dimentahkan kiper Ciro Polito.
Gol Roma baru tercipta di menit ke-47. Operan matang Amantino Mancini diterima Totti. Il Capitano meneruskannya dengan sepakan keras dari jarak 25 meter yang merobek jala Polito. Hingga akhir pertandingan inilah satu-satunya gol yang tercipta.
Catania yang ditangani pelatih baru Walter Zengan berpeluang mengejar defisit satu gol. Pada leg kedua mereka akan bermain di Stadio Angelo Massimino.
“Pertandingan kedua akan berlangsung lebih alot. Kami masih harus memastikan diri untuk lolos,” kata Spalletti.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.