CONSPIRACY THEORY
Luca Bruno (AP)
Tudingan miring dialamatkan pada Lazio.
Si Biru Langit akan menjamu pimpinan klasemen Inter Milan pada giornata ke-31 di Stadio Olimpico, Sabtu malam.
Tapi mereka disebut-sebut punya misi tersembunyi. Konspirasi?
Ya. Saat ini tengah santer rumors yang menyebut Lazio akan mengalah pada Inter hanya untuk menggagalkan mimpi AS Roma, musuh bebuyutan satu kota mereka, mendekatkan perolehan angka.
Dengan sisa delapan pertandingan musim ini, Inter masih memuncaki klasemen dengan 68 poin, tapi mereka hanya unggul empat poin dari Roma yang mengemas nilai 64. Lazio sendiri berada di peringkat 10 dengan nilai 30.
Presiden Lazio, Clauio Lotito, kontan membantah tudingan itu. Ia menyebut ketimbang mendepak Roma, lebih baik Lazio fokus pada target mereka sendiri yaitu tiket kualifikasi Piala UEFA.
“Gila jika ada orang yang ingin timnya kalah sehingga klub sekotanya tidak menang. Fans Lazio harus berharap hasil terbaik bagi klubnya sendiri,” kata Lotito.
Meraih hasil terbaik pekan ini memang terbuka bagi Lazio. Selain penampilan sendiri yang tengah bagus, tiga kemenangan di empat partai terakhir, Lazio boleh berharap penampilan buruk Inter terus berlanjut.
Keunggulan 11 angka Nerrazurri sudah terpangkas menjadi empat angka hanya dalam waktu satu bulan. Melorotnya penampilan skuad Roberto Mancini itu bermula dari kekalahan 2-0 dari Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, 19 Februari lalu.
Setelah itu, di tujuh partai seri A, Inter hanya menang dua kali, tiga kali seri, dan dua kali kalah. Artinya, di tujuh partai, Inter hanya meraih sembilan poin dari maksimal 21.
Belum lagi isu soal pergantian Mancini. Presiden Massimo Moratti disebut-sebut bertemu mantan pelatih Chelsea Jose Mourinho dan pelatih Fiorentina Cesare Prandelli.
Yang jelas kerja keras harus dilakukan Inter. Apalagi di pertandingan ini mereka harus kehilangan Esteban Cambiasso, serta duet striker Zlatan Ibrahimovic (cedera) dan Julio Ricardo Cruz (skorsing).
Toh, Roma juga harus melakoni partai yang tak mudah. Lawan mereka memang hanya Cagliari, tim peringkat 18. Tapi di Stadio Sant’Elia, Il Lupo sudah enam kali kalah sejak musim 1996/97.
Francesco Totti dan bek Brasil, Juan, tengah cedera. Sementara Simone Perrotta, Daniele De Rossi, striker Makedonia Mirko Vucinic tak bisa dimainkan karena skorsing.
Setidaknya pelatih Luciano Spaletti punya pengganti sepadan. Ada Ludovic Giuly, winger Brasil Alessandro Mancini dan gelandang Italia Alberto Aquilani.
Cagliari sendiri tengah on-fire. Tiga kemenangan dan sekali imbang didapatkan di lima laga terakhir. Plus niatan lepas dari zona degradasi akan jadi pemicu semangat Cagliari.
Partai lainnya adalah antara peringkat ketiga, Juventus, meghadapi Parma. Setelah mengalahkan Inter pekan lalu seharusnya bisa menjadi pengemangat La Vecchia Signora meraih angka maksimal.
AC Milan terus berusaha menispiskan ketinggalan empot poin dari Fiorentina, peringkat empat, yang akan bertemu Udinese.
Milan sendiri akan menjamu Atalanta di Giuseppe Meazza. Alexandre Pato yang mencetak gol tunggal Brasil atas Swedia di laga uji coba akan jadi andalan.
Jadwal Pertandingan Sabtu (29/3): Cagliari Vs AS Roma Lazio Vs Inter Milan
Jadwal Minggu (30/3): AC Milan Vs Atalanta Catania Vs Torino Empoli Vs Sampdoria Genoa Vs Reggina Juventus Vs Parma Livorno Vs Siena Napoli Vs Palermo Udinese Vs Fiorentina

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.