You're here: My Sport Blogging » Liga Inggris » Article: Liga Champions: Menyingkirkan Sesama Setan Merah

(AP Photo/Antonio Calanni)
Pertandingan 16 besar Liga Champions melawan AC Milan di Old Trafford hari ini adalah kesempatan terbaik buat Dimitar Berbatov untuk membuktikan kualitasnya kepada Manchester United. MU membeli penyerang dari Bulgaria itu dari Tottenham Hotspur cukup mahal, 30,75 juta pound sterling (Rp 423,89 miliar) pada 1 September dua tahun lalu.
Dengan Wayne Rooney kemungkinan besar absen karena cedera lutut setelah membela Inggris pekan lalu, Manajer MU, Alex Ferguson, siap mempercayakan posisi ujung tombak timnya kepada Berbatov. Pemain berusia 29 tahun itu mengemban misi dari sang bos, Ferguson, untuk mempertahankan keunggulan dari kemenangan 3-2 pada pertemuan pertama di San Siro, Milan.
Penyerang kawakan, Michael Owen, juga absen sampai akhir musim. Itu menegaskan Berbatov jadi tumpuan di depan dan bintang Bulgaria itu tahu publik di Old Trafford tak akan pernah memafaafkannya jika ia gagal membayar kepercayaan itu.
Bek tengah MU, Rio Ferdinand, yakin dengan kontribusi Berbatov. “Jika kami memenangi liga tahun ini, saya pikir ‘Berba’ akan mendapat penghargaan atas apa yang ia lakukan. Jika Anda melihat data statistik, Anda bisa lihat ia salah satu pemain yang paling rajin berlari dalam tim kami dan itu membuatnya mampu mengontrol seluruh lapangan,” kata Rooney.
Tapi, bukan cuma dalam menyerang, MU seperti tak punya pilihan terbaik selain Berba. Di lini lainnya, Setan Merah itu juga kehabisan stok pemain. Ryan Giggs masih absen setelah tangannya patah. Michael Carrick skorsing. Bek tengah lainnya, Wes Brown, menyusul cedera sebagaimana gelandang Anderson, bek tengah cadangan, Jonny Evans, dan pemain serbaguna, John O’Shea.
Tapi, dalam sejarahnya, MU tak pernah tersingkir dari Liga Champions ketika mereka kembali ke Old Trafford dengan memimpin pada pertemuan pertama. Kebalikannya, Milan yang menang di semfinal Liga Champions 2007 karena menang 3-0 di San Siro setelah klub Italia itu kalah 2-3 pada pertemuan pertama di Old Trafford.
“Mereka main bagus di kandang ketika menang 3-2 dan Kaka mencetak dua gol,” kata kiper MU, Edwin van der Sar, mengenang pertemuan tiga tahun lalu. “Di San Siro, Clarence Seedorf fantastis. Ia pun main bagus di dua pertandingan. Tapi, sekarang, kami meraih hasil bagus di Milan dan kami harus mematikan mereka di Old Trafford,” Van der Sar melanjutkan.
Pelatih Milan, Leonardo, masih belum yakin apakah ia bisa memainkan Alexandre Pato sejak awal. Penyerang Brasil itu cedera otot paha sehingga absen ketika Milan bermain 0-0 di kandang Roma dalam Seri A Liga Italia pekan lalu.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.