You're here: My Sport Blogging » Liga Inggris » Article: Ditekuk Chelsea, Fergie Sebut Wasit Konyol

Wasit lagi-lagi menjadi sasaran kemarahan Sir Alex Ferguson. Manajer Manchester United itu menuding wasit Martin Atkinson “benar-benar konyol” karena memberi hadiah tembakan bebas bagi Chelsea yang berujung gol saat kedua tim bertemu, Minggu (8/11) malam. Alhasil, MU kalah 0-1.
Satu-satunya gol pada laga di Stamford Bridge ini tercipta di menit ke-76. Atkinson menganggap Darren Fletcher melakukan pelanggaran terhadap Ashley Cole. Atkinson memberikan tendangan bebas sehingga Frank Lampard bisa melakukan tembakan yang disambut sundulan John Terry.
Keputusan wasit inilah yang membuat berang Ferguson. “Jelas Darren Fletcher sudah merebut bola,” kata Fergie. “Ia tidak pernah bersinggungan dengan Ashley Cole yang melompat di udara,”
Apalagi, saat tendangan bebas dilakukan Didier Drogba menarik Wes Brown sampai jatuh. Tapi wasit tidak melihat Drogba menarik Brown karena posisinya tertutupi pemain Chelsea. Sialnya, kata Ferguson, “(Wasit) tidak pindah posisi. Posisi wasit sungguh aneh, dia tak bisa melihat apapun. Ada pemain Chelsea (Joe Cole) di depannya tapi dia tak bergerak.”

Wayne Rooney bahkan dikartu kuning karena memprotes wasit. Pemain MU lain seperti kiper Edwin van der Sar, Ryan Giggs, dan Anderson juga mengejar wasit melakukan protes.
Saat pertandingan selesai, Rooney bahkan tampak mengatakan di depan layar televisi, “12 orang, 12 orang.” 12 orang itu maksudnya 11 pemain Chelsea dibantu satu orang lagi yakni wasit.
Rooney kesal karena pada menit keenam ia dianggap offside padahal posisinya, menurut rekaman video, tidak offiside. Sedang hadangan Terry kepada Antonio Valencia dibiarkan wasit, padahal menurut United itu mestinya berbuntut hadiah penalti.
Yang pasti absennya dua bek tengah MU, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, membuat lini belakang Setan Merah sedikit kedodoran. Wes Brown dan Jonny Evans yang ditugasi sebagai pintu terakhir kerap kesulitan menghadang serangan Chelsea yang digalang Drogba, Nicolas Anelka, Michael Essien, Frank Lampard, dan Joe Cole.
Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, sendiri menanggapi dingin. Ia menyebut pemain MU terlalu banyak protes. “Saya tak tahu kenapa. Saya tak suka, tapi di akhir pertandingan, yang sangat berat bagi pemain, hal-hal seperti itu bisa terjadi,” kata pelatih asal Italia itu.
Namun mantan pelatih AC Milan itu tak mau membuka konfrontasi dengan Ferguson. “Saya akan pulang ke Italia. Jika dia mau, dia bisa datang dan saya akan menyuguhkan red wine yang sangat enak.”
Dengan kemenangan ini Chelsea memperlebar jarak di puncak klasemen sementara menjadi lima poin. The Blues mengemas nilai 30 dari 12 pertandingan. MU yang menelan kekalahan keduanya musim ini berada di peringkat ketiga dengan nilai 25, kalah selisih gol dari Arsenal yang menggasak Wolverhampton 4-1, Sabtu kemarin.
LIGA PRIMER INGGRIS
Hasil Minggu (8/11):
Sumber foto 01 | Foto 02 | Klasemen | Hasil | Top Skorer
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
ahmad bangun
komentar saya….
pada pertandingan terlihat chelsea lebih dominan di bandingkan MU..ada hal sedikit aneh dalam pertandingan dari dulu..pemain MU terlalu banyak protes terhadap wasit padahal pemain MU juga bnyak keslahan yang tidak terlihat oleh wasit namun pemain chelsea tidak protes..wasit juga manusia yang memiliki kesalahan..tak seharusnya pemain MU dan pelatih berikap seperti itu..permainan tetaplah permainan yang memiliki pemenang..munkin pertandingan ini miliki chelsea dan masih ada kesmpatan bagi MU untuk membalasnya di kandang mereka nantinya..sukses chelsea..
November 10th, 2009 at 10:51 pm