Nama besar, hasil kurang

Carl de Souza (AFP)
Di Liga Inggris ada pendapat begini; nama besar bukan jaminan. Pemain bintang memang selalu dibanderol dengan harga tinggi tapi tidak semua bisa membuktikan kebintangan mereka di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.
Musim ini memang belum ada nama-nama besar yang bergabung ke Inggris tapi bukan berarti tak ada pembelian dengan harga tinggi. Manchester City menghabiskan 18 juta pound sterling untuk mendatangkan penyerang Brasil, Jo. Bolton, yang hampir terdegradasi musim lalu, membayar 10 juta pound sterling bagi penyerang Swedia, Johan Elmander.
Toh, sejarah mencatat nama besar bukan jaminan. Berikut 10 penyerang–yang total berharga 140 juta pound sterling–yang ternyata gagal bersinar.
No. 10. Jose Antonio Reyes (Arsenal, 10,5 juta pound sterling)
Pemain asal Spanyol ini benar-benar gagal di Arsenal. Meski dibeli dengan harga tinggi Reyes hanya mencetak 16 gol di 69 pertandingan sejak dibeli dari Sevilla.
No. 9: Djibril Cisse (Liverpool, 14 juta pound sterling)
Salah satu pembelian terbesar yang pernah dilakukan Liverpool. Cisse diboyong dari Auxerre tahun 2004. Cisse hanya mencetak 11 gol di 49 pertandingan dan kalah bersaing dengan Robbie Fowler dan Michael Owen. Ia kemudian dipinjamkan ke Olympique Marseille sebelum dibeli klub Prancis itu tahun 2007 lalu.
No. 8: Darren Bent (Tottenham Hotspur, 17 juta pound sterling)
Bent begitu bersinar semasa di Charlton Athletic. Selama dua musim (2005-2007) ia mencetak 31 gol di 68 pertandingan. Tapi begitu bergabung dengan Spurs ia hanya mampu mencetak enam gol di 27 pertandingan. Musim ini Bent harus bisa membuktikan dirinya jika tak ingin didepak.
No. 7: Adrian Mutu (Chelsea, 16 juta pound sterling)
Penyerang Rumania ini salah satu bintang yang direkrut Roman Abramovich. Dibeli dari Parma setelahmencetak 22 gol di 36 pertandingan, banyak harapan dibebankan pada Mutu. Tapi ia hanya memberikan 10 gol di 38 pertandingan. Sehingga tak ada komplain ketika ia dilepas ke Juventus tahun 2005.
No. 6: Steve Marlet (Fulham, 11,5 juta pound sterling)
Ketika Fulham membeli pemain Prancis ini tahun 2001 dari Lyon, banyak yang bertanya-tanya. Dan pertanyaan ini terbukti, selama empat tahun ia hanya mencetak 11 gol di 54 pertandingan. Dramatis.Ia kemudian dipinjamkan ke Marseille sebelum dilepas ke VfL Wolfburg dan kini memperkuat FC Lorient.
No. 5: Sergei Rebrov (Tottenham, 11 juta pound sterling)
Tak banyak yang menyangka Rebrov gagal di Liga Inggris. Ia begitu subur semasa di Dynamo Kiev mencetak 93 gol di 189 pertandingan selama 1992-2000. Tapi di White Hart Lane, hanya 10 gol yang ia sumbangkan di 59 pertandingan. Setelah sempat dipinjamkan ke Fenerbahce, ia dibeli West Ham. Hasilnya hanya sau gol untuk West Ham di 27 pertandingan musim 2004-2005.
No. 4: Chris Sutton (Chelsea, 10 juta pound sterling)
Pembelian 10 juta pound tahun 1999 adalah angka yang luar biasa. Ketika dibeli Chelsea, Sutton mencetak 50 gol di 131 pertandingan. Bagaimana dengan Chelsea? Hanya 1 gol di 28 partai.
No. 3: El Hadji Diouf (Liverpool, 10 juta pound sterling)
Bintang Senegal ini memang gagal di Inggris. Ia diboyong Liverpool dari RC Lens. Selama tiga musim 2002-2005 hanya menyumbangkan tiga gol di 58 pertandingan. Ia kemudian dipinjamkan ke Bolton Wanderers musim 2004-2005.
No. 2: Albert Luque (Newcastle, 10 juta pound sterling)
Newcastle sudah membeli banyak striker; Jean-Alain Boumsong, Stephane Guivarc’h, dan Marcelino. Tapi tak ada yang segagal Luque. Didatangkan dari Deportivo La Coruna, penyerang Spanyol itu hanya bertahan dua musim 2005-2007. Koleksinya? 1 gol di 20 pertandingan.
No. 1: Andriy Shevchenko (Chelsea, 30 juta pound sterling)
Penyerang Ukraina ini mencatat rekor pembelian di Liga Inggris. Sayang pemain yang begitu subur semasa di AC Milan (1999-2006) tampil melempem bersama The Blues. Sheva baru mencetak sembilan gol di 49 partai Liga Primer.

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
fajar
seharusnya klub2 liga inggris harus lbh selektif dlm membeli pemain jangan nama besar aja yg jd pandangan tp juga kepribadian seorang pemain
July 24th, 2008 at 9:41 pm
Sheva janji bersinar lagi — Liga Inggris (Asia Blogging Network)
[…] minusnya ini membuat ia dinobatkan di peringkat pertama sebagai pembelian terburuk versi harian Inggris, The […]
August 5th, 2008 at 9:47 pm