You're here: My Sport Blogging » Liga Inggris » Article: Perang Bubat

Perang Bubat

raju — May 20, 2008 / 10:19 pm

Alexander Nemenov (AFP/Getty Images)

Laga akbar itu akan berlangsung Rabu malam ini.

Dua klub asal Inggris, Manchester United dan Chelsea, akan bentrok pada babak final Liga Champions di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia.

Akankah jadi partai anti klimaks ataukah tetap berujung dramatis?

Publik Inggris banyak yang memprediksikan kedua tim bakal bermain hati-hati. Maklum partai bergengsi ini punya nilai penting bagi keduanya.

Okelah, tapi rasanya terlalu naif menyebut partai ini akan jadi partai membosankan. Buktinya, kedua kubu sudah saling melempar kata-kata jauh sebelum laga ini digelar. Perang kata-kata yang akan berlanjut dilapangan.

MU jelas lebih unggul dari sisi psikologis. The Red Devils memenangkan perebutan gelar juara English Premier League yang sengit dari Chelsea.

“Kami adalah tim yang lebih baik dan keberhasilan kami akan memberi beban psikologis bagi mereka,” kata striker Carlos Tevez.

Tapi ingat, ini adalah final Liga Champions–kompetisi nomor wahid di ranah Eropa–bukan EPL. Chelsea jelas punya motivasi lebih untuk membalas kegagalan timnya.

“Kami mampu menunjukan konsistensi tampilan sepanjang musim ini,” kata gelandang asal Jerman, Michael Ballack.

Seru, itu yang jelas untuk menggambarkan pertemuan keduan tim. MU adalah tim dengan tipe menyerang yang haus akan gol. Total mereka melesakkan 109 gol di semua kompetisi musim ini.

Trio Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney dan Carlos Tevez menyumbangkan 57 dari 80 gol MU di EPL. Atau 78 di semua kompetisi.

Belum lagi Ryan Giggs atau Paul Scholes yang mencetak gol dari jarak 25 meter ketika mengalahkan Barcelona di semifinal.

Di kubu Chelsea, Frank Lampard menjadi jagoan dengan 19 gol disusul Didier Drogba dengan 15 gol. Tapi jangan anggap remeh gelandang-gelandang The Blues.

Joe Cole dan Michael Ballack bakal merobek gawang MU jika dibiarkan bebas berkeliaran. Ballack membuktikannya ketika memborong gol kemenangan Chelsea 2-1 atas MU, 26 April lalu.

Bagaimana dengan pertahanan? Di EPL, MU juga jadi tim yang paling sedikit kemasukan 22 gol sementara Chelsea 26 gol.

Tapi sekali lagi, ini bukan EPL, tapi final Liga Champions. Satu pertandingan, 90 menit, dengan hanya satu juara.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Nova Imoet — makin seru aj ni liga inggris,..
  • Nova Imoet — Roma emang tidak memiliki sejarah bagus dalam liga eropa
  • Nova Imoet — g sia2 Real MAdrid beli Ronaldo dengan harga tinggi
  • Nova Imoet — Ronaldo memang andalan
  • Nova Imoet — aku dukung MU... tahun ni tetep liga inggris minimal masuk final
  • Nova Imoet — ronaldo tidak tahu terima kasih.... udah dibesarkan MU malah milih hengkang gara2 uang...
  • andre — pasti masih tetap MU yang akan menjuarai liga inggris...
  • de budi — Dukungan buat terry akan tetap ada, sikap profesionalitasnya tergambarkan dalam setiap pertandingan yang dijalani. Jabatan kapten timnas inggris akan kembali ...
  • novel gunawan — yang membuat barcelona unggul adalah mental dan semangat juang tim yang pantang menyerah. jika di bandingkan dengan skill individu tim ...
  • novel gunawan — saya berharap tvri sebagai tv nasional mengambil alih hak siar liga inggris karena di gemari hampir seluruh penggemar sepak bola ...