The (end of) Trilogy
Paul Ellis (AFP/Getty Images)
Part I: Arsenal 1-1 Liverpool Emirates Stadium Leg pertama Liga Champions
Part II: Arsenal 1-1 Liverpool Emirates Stadium Liga Primer Inggris
Part III: Liverpool 4-2 Arsenal Anfield Stadium Leg kedua Liga Champions
Liverpool lolos ke semifinal unggul aggregate 5-3
Akhirnya… sekali lagi, akhirnya… Trilogi Arsenal-Liverpool memiliki pemenang; Liverpool.
Dua pertemuan pertama, di kandang Arsenal Emirates Stadium, laga keduanya selalu berakhir sama kuat 1-1. Dan pada laga terakhir, di markas Liverpool Anfield Stadium, Rabu dini hari tadi, sang tuan rumahlah pemenangnya.
Hasil ini menunjukkan bahwa mental, catatan prestasi di Eropa tetap punya pengaruh. Liverpool adalah dua kali finalis Liga Champions di tiga musim terakhir 2004/05 dan 2006/07. Arsenal? Hanya sekali tahun 2005/06.
Laga ini juga menjadi bukti kepiawaian manajer Liverpool Rafael Benitez. Ia melakukan tujuh perombakan dari skuad yang tampil di EPL, Sabtu kemarin.
Kejutannya ia memainkan duet Peter Crouch dan Fernando Torres di lini depan dengan sokongan Dirk Kuyt di kanan dan Steven Gerrard di kini. Formasi yang terbilang sedikit unik. Tapi sekali lagi Benitez menunjukkan ia tak pernah salah dalam memilih pemain yang tepat.
Di kubu Arsenal, Arsene Wenger, melakukan perubahan lima pemain dengan menerapkan formasi 4-4-1-1 dan Emmanuel Adebayor sebagai striker tunggal.
Trio gelandang Arsenal, Alexandr Hleb, Cecs Fabregas dan Mathiu Flamini sebenarnya tampil luar biasa. Namun cederanya Flamini di menit ke-42 terasa pengaruhnya.
Jujur, menyaksikan 30 menit awal babak pertama, saya tak menyangka Liverpool akan bisa memenangkan pertandingan.
Arsenal tampil begitu luar biasa. Penguasaan bole oke, penempatan posisi top, dan serangan-serangan berbahaya. Tak heran jika tendangan keras Abou Diaby–dari sudut sempit–sudah bisa menjebol gawang Pepe Reina di menit ke-13.
Tapi disinilah kehebatan Liverpool. Steven Gerrard dkk tetap bermain tenang, tampil sabar, meski sudah ketinggalan. Terbukti, tandukan keras dan terarah Sami Hyypia menyamakan skor di menit ke-30.
Memasuki babak kedua, Liverpool mulai mendapat angin. Gol Fernando Torres (di menit ke-69) memang sempat disamakan Emmanuel Adebayor (86). Gol ini sempat membuat kubu The Gunners yakin bakal lolos karena mereka lebih produktif di kandang lawan.
Tapi selang satu menit petaka mereka dapatkan. Liverpool dihadiah penalti lantaran pelanggaran–meski dalam tayangan ulang terlihat clean–Kolo Toure pada Ryan Babel. Sang kapten, Steven Gerrard, yang ditugasi mengeksekusi penalti melaksanakan tugasnya dengan sempurna.
Di saat Arsenal bernafsu membalas, gawang mereka justru kembali kebobolan. Babel memantapkan keunggulan Liverpool di masa injury time. 4-2 bagi Liverpool.
Di semifinal, Liverpool akan kembali berhadapan dengan lawan yang familiar, Chelsea yang lolos dari hadangan Fenerbahce dengan aggregat 3-2. Ini adalah pertemuan semifinal ketiga bagi kedua tim dalam empat musim terakhir.
Data dan fakta pertandingan Liverpool 4 Arsenal 2 Anfield Stadium, Liverpool Wasit: Peter Frojdfeldt (Swedia) Pencetak gol: Liverpool: Sami Hyypia 30, Fernando Torres 69, Steven Gerrard 85pen, Ryan Babel 90+2 Arsenal: Abou Diaby 13, Emmanuel Adebayor 84 Babak I: 1-1 Hasil leg pertama: Arsenal 1 Liverpool 1 Liverpool lolos unggul aggregat 5-3
Tim: Liverpool (4-4-2): 25-Pepe Reina; 23-Jamie Carragher, 37-Martin Skrtel, 4-Sami Hyypia, 12-Fabio Aurelio; 14-Xabi Alonso, 8-Steven Gerrard, 20-Javier Mascherano, 18-Dirk Kuyt (17-Alvaro Arbeloa 90); 9-Fernando Torres (6-John Arne Riise 87), 15-Peter Crouch (19-Ryan Babel 78). Arsenal (4-4-1-1): 24-Manuel Almunia; 5-Kolo Toure, 10-William Gallas, 6-Phillipe Senderos, 22-Gael Clichy; 27-Emmanuel Eboue (32-Theo Walcott 72), 2-Abou Diaby (11-Robin Van Persie 72), 16-Matthieu Flamini (19-Gilberto 42), 4-Cesc Fabregas, 13-Aleksandr Hleb; 25-Emmanuel Adebayor.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Toure, Penyelamat Nama Baik Keluarga — Liga Spanyol
[…] pasal? Sehari sebelumnya, sang kakak, Kolo Toure, justru menjadi sumber kekalahan Arsenal dari […]
April 10th, 2008 at 10:32 pm