Chelsea Tertidur
Murad Sezer (AP)
“Kami tertidur semenit dan mereka lantas membalikkan permainan.” Itulah komentar Avram Grant.
Pelatih Chelsea itu tak habis pikir. Skuad penuh bintangnya takluk 1-2 dari klub Turki Fenerbahce pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis dini hari.
Kerja keras kini mereka butuhkan pada return leg di Stadion Stamford Bridge, pekan depan.
Tandang ke Sukru Saracoglu Stadium, Istanbul, memang bukan pekerjaan mudah bagi tim manapun. Meski di atas kertas laga ini bak David vs Goliath.
Lolos ke perempat final adalah yang pertama bagi Fenerbahce sepanjang sejarah mereka. Chelsea? Mereka sukses tiga kali masuk semifinal dalam empat musim Liga Champions terakhir.
Tapi kali ini berbeda.
Catatan penting dibuat Deivid de Souza. Gelandang serang Fenerbahce asal Brasil itu menyumbangkan dua gol untuk kedua tim.
Pemain berusia 28 tahun itu mencetak gol bunuh diri di menit ke-13 yang membuat Chelsea memimpin 1-0. Ia salah mengantisipasi tendangan Florent Malouda, gelandang kiri Chelsea.
Untungnya Fenerbahce bangkit mengatasi ketertinggalan. Pada menit ke-65, pemain pengganti, Colin Kazim-Kazim, mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan voli spektakuler di dekat kotak penalti. Dia memanfaatkan umpan panjang Mehmet Aurelio.
Pada menit ke-81, Deivid melakukan “penebusan dosa”. Kali ini golnya mengarah ke gawang Chelsea yang dijaga Petr Cech. Tendangannya lebih spektakuler daripada Kazim-Kazim karena dicetak dari jarak yang lebih jauh, sekitar 28 meter, sesuai umurnya.
Kemenangan ini membuat The Yellow Canaries serasa di awang-awang. Memang masih ada leg kedua di Stamford Bridge. Tapi setidaknya mereka sudah membuktikan dengan mendepak juara dua kali Sevilla di babak sebelumnya. Menang 3-2 di kandang, kalah 2-3 saat tandang, mereka lolos lewat adu penalti.
“Bila melihat yang terjadi pada babak pertama hari ini, tak ada yang mengira kami bisa berbuat banyak pada babak kedua. Tapi, buktinya, kami bisa melakukannya,” kata sang pelatih Zico.
Okelah. Tapi Chelsea bukanlah Sevilla. The Blues memiliki rekor kandang luar biasa yang pantas diandalkan. Baik di Premier League maupun di Eropa “Si Biru” terkenal jago kandang.
Pada babak 16 besar mereka berhasil unggul 3-0 atas Olympiakos di Stamford Bridge padahal sebelumnya di Yunani mereka hanya mampu bermain imbang 0-0.
“Normalnya, kami layak menang 3-0 atau 4-0,” kata Grant.
Oke… sekarang nggak normal bos….
Sumber foto Fenerbahce 2 Chelsea 1 Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul Pencetak gol: Fenerbahce: Colin Kazim-Richards 65, Deivid 81 Chelsea: Deivid 13 own goal Babak I: 0-1; Penonton: 49,055 Skuad: Fenerbahce: 1-Volkan Demirel; 19-Onder Turaci, 2-Lugano, 36-Edu, 6-Gokcek Vederson; 33-Claudio Maldonado, 15-Mehmet Aurelio, 25-Ugur Boral (8-Colin Kazim-Richards 54); 99-Deivid, 9-Mateja Kezman (23-Semih Senturk 72), 20-Alex Chelsea: 23-Carlo Cudicini; 5-Michael Essien, 26-John Terry, 6-Ricardo Carvalho, 3-Ashley Cole; 13-Michael Ballack, 4-Claude Makelele, 8-Frank Lampard (12-John Obi Mikel 76); 15-Florent Malouda, 11-Didier Drogba, 10-Joe Cole (39-Nicolas Anelka 86) Wasit: Claus Bo Larsen (Denmark)

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Tuntas The Blues — Liga Inggris
[…] ke semifinal Liga Champions setelah menumbangkan Fenerbahce 2-0, Rabu dini hari. Meski kalah 1-2 di leg pertama, The Blues unggul aggregat […]
April 10th, 2008 at 12:33 am