You're here: My Sport Blogging » Liga Inggris » Article: Rekor 100 Caps Beckham
Franck Fife (AFP)
Sejarah itu akhirnya dicatatkan David Robert Joseph Beckham. Ia menasbikan dirinya sebagai pemain kelima yang memperkuat Inggris di 100 pertandingan.
Sayang rekor ini tak berakhir kurang gembira. Inggris takluk 0-1 dari Prancis pada partai persahabatan di Stade de France, Kamis dini hari.
Tapi setidaknya sejarah sudah dicatat winger berusia 32 tahun yang punya tendangan melengkung terkenal itu.
Beckham diperkirakan hanya bakal duduk di bangku cadangan di pertandingan ini. Tapi pelatih Fabio Capello membuat kejutan dengan memainkan mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu sejak awal.
Mengenakan kostum kebesarannya bernomor 7, Beckham baru digantikan David Bentley di menit ke-63. Standing ovation diberikan semua penonton di Stade de France.
“Mencapai 100 caps tidak terjadi tiap hari. Ini hal besar, terutama di sepak bola Inggris, saya sangat bangga,” katanya.
Karier Beckham bersama tim Tiga Singa itu memang naik turun. Saking sentimentilnya dengan angka cepek ini, Beckham menyimpan baju, sandal, kaos kaki dan semua benda lain yang ia pakai di pertandingan tersebut.
“Saya beruntung bisa bertukar kaos dengan para pemain hebat. Tapi kali ini, saya akan menyimpannya,” katanya.
Memulai debut pada September 1996 melawan Moldova, 12 tahun kemudian Beckham menjadi satu dari lima pemain Inggris dengan most capped tampil 100 kali selain Billy Wright, Bobby Moore, Bobby Charlton dan Peter Shilton.
Rekor lain adalah ia menjadi kapten Inggris terlama keempat setelah Bryan Robson, Bobby Moore, dan Billy Wright.
Satu-satunya kekecewaan Becham barangkali kekalahan Inggris. Gol tunggal di pertandingan ini tercipta dari eksekusi Franck Ribery di menit ke-36.
Tapi jika mau jujur penampilan Beckham sebenarnya tak istimewa-istimewa amat. Sama dengan penampilan Inggris keseluruhan sebagai tim.
Bayangkan, Prancis yang tak diperkuat tiga striker utama mereka tapi mereka tak kesulitan mengalahkan Inggris.
Fabio Capello menurunkan berbagai variasi pemain di lini depan tapi tak satupun yang membahayakan gawang Prancis; 7 tendangan dan hanya 2 yang mengarah langsung ke gawang.
Tak heran jika Les Blues bertanding di Euro 2008 sebagai salah satu favorit sementara Inggris bakal menyaksikan turnamen antar negara Eropa itu hanya dari televisi.
Kemenangan Prancis ini–meski dari titik penalti–menunjukkan dominasi tim Ayam Jantan itu meski tak diperkuat bomber tersuburnya seperti Thierry Henry, Karim Benzema dan Louis Saha.
Pelatih Raymond Domenech masih punya Nicolas Anelka dan David Trezeguet di lini depan plus pencetak gol kemenangan Frank Ribery serta Florent Malouda di lini tengah. Penampilan seimbang kedua tim seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak gol.
“Kami sanggup mematikan gaya permainan mereka. Ini lebih pada permainan otak ketimbang permainan spektakuler,” kata Domenech yang mempersiapkan skuadnya melawan Rumania, Belanda dan Italia di Euro 2008, Juni mendatang.
Sebaliknya, Inggris gagal lolos ke Swiss dan Autria. Dan itulah yang membuat Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menunjuk Don Fabio. Mantan pelatih AC Milan, AS Roma, Juventus dan Real Madrid ini diharapkan mengembalikan kejayaan Inggris.
Tapi kini Capello merasakan kekalahan pertamanya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
iin_becks
seharusnya sih, yang menjadi kapten timnas inggris saat ngelawan perancis itu adalah Beckham.sebagai tanda penghormatan caps ke 100 nya.
April 3rd, 2008 at 2:13 pm