You're here: My Sport Blogging » Liga Inggris » Article: Campur Aduk Peluang Inggris

Campur Aduk Peluang Inggris

raju — February 20, 2008 / 1:34 am

Inggris menjadi negara terbanyak yang mengirimkan wakil di babak 16 besar Liga Champions; 4 tim!

Di tiga final terakhir, satu tim Inggris selalu hadir. Liverpool (2005 dan 2007) serta Arsenal (2006).

Tapi sepak bola bukanlah matematika. Keduanya harus menghadapi raksasa kembar dari Milan. Liverpool menjamu Inter Milan dan Arsenal didatangi AC Milan.

Melihat lawan-lawannya, Liverpool adalah yang terberat karena bertemu Inter, disusul Arsenal yang menghadapi Milan, Manchester United bertemu Lille dan Chelsea yang ditantang Olympiakos.

Tapi sekali lagi, sepak bola bukan matematika.

Liverpool vs Inter Milan, Stadion Anfield, Liverpool, Selasa, 19 Februari 2008

Paul Ellis (AFP/Getty Images)

Liga Champions kini menjadi satu-satunya harapan Liverpool meraih trofi.

Di awal musim Liverpool begitu digembar-gemborkan. Mereka dinilai memiliki kans sebagai kandidat juara EPL berkat kehebatan striker-striker mereka.

Tapi di pertengahan jalan masalah mulai muncul. Rotasi yang keseringan, penampilan tak konsisten, sampai masalah luar lapangan antara pelatih Rafael Benitez dan pemilik.

Gagal dalam perburuan mahkota EPL, kekalahan dari Barnsley di babak kelima Piala FA, Sabtu kemarin, menjadi puncak penampilan tak konsisten The Reds.

Lawannya? Inter tengah bagus-bagusnya. Meski ditudingan menjadi anak emas wasit toh skuad Roberto Mancini itu belum pernah kalah di 23 laga Seri A. Itu sudah cukup jadi bukti.

Kini tak ada kata lain selain habis-habisan menghadapi Inter. Modal bermain di Anfield harus benar-benar dimanfaatkan Steven Gerrard dkk. Jika tidak, bukan hanya Liverpool yang tersingkir tapi juga Benitez bisa terdepak dari kursinya.

Olympiakos vs Chelsea, Karaiskaki Stadium, Selasa, 19 Februari 2008

Glyn Kirk (AFP/Getty Images)

Di antara empat wakil Inggris, Chelsea barangkali yang paling konsisten. Memang mereka ditahan Liverpool, pekan lalu, tapi semua tim akan kesulitan mengalahkan The Blues.

Dengan penampilan konsisten di EPL, Chelsea kini bisa memperbaiki rekor di Liga Champions; lolos lebih tinggi dari semifinal.

Tapi Olympiakos juga tengah sumringah. Inilah untuk pertama kalinya klub Yunani itu lolos ke babak 16 besar. Sebelumnya, selama sembilan musim skuad yang kini ditagani Panagiotis Lemonis itu hanya berkutat di babak kualifikasi.

Kemenangan atas Huddersfield Town di Piala FA menjadi saksi kembalinya Frank Lampard. Gelandang Chelsea itu mencetak dua gol kemenangan Chelsea 3-1 atas klub League One (Divisi III) tersebut.

Selain Lampard, pelatih Avram Grant juga sudah bisa memainkan John Terry, Michael Ballack, dan kuartet yang baru saja kembali dari Piala Afrika Michael Essien, Salomon Kalou, John Obi Mikel dan Didier Drogba.

Selama Chelsea tak memandang enteng Olympiakos, angka penuh bisa dibawa pulang.

Arsenal vs AC Milan, Emirates Stadium, London, Rabu, 20 Februari 2008

Adrian Dennis (AFP/Getty Images)

Kekalahan 4-0 dari Manchester United di Piala FA benar-benar jadi pukulan telak bagi Arsenal. Jika ini jadi persiapan menghadapi AC Milan, maka mereka bisa hancur lebur.

“Kami mendapat lawan paling berat dibanding tim Inggris lainnya,” kata manajer Arsene Wenger.

Okelah AC Milan tak lagi berpeluang di Seri A. Mereka berada di posisi lima, 18 angka di belakang pimpinan klasemen Inter Milan. Tapi Wenger tak mau gegabah.

Milan adalah tim yang kaya pengalaman di kancah Eropa. Rossonerri adalah jawara kompetisi Eropa ini tujuh kali, angka yang hanya bisa dilebihi Real Madrid.

Meski mengaku terpukul secara mental dan fisik setelah kalah dari MU, Arsenal harus bisa bangkit. Disinilah ujiannya.

Emmanuel Adebayor yang absen saat bertemu MU sudah bisa dimainkan. Tapi yang jelas mereka harus bisa mencari cara menghentikan satu pemain di Milan yaitu Kaka.

Lyon vs Manchester United, Stade de Gerland, Rabu, 20 Februari 2008

Paul Ellis (AFP/Getty Images)

Sanggupkah Olympique Lyon menghentikan Manchester United? Jika Setan Merah tampil seperti saat mengalahkan Arsenal jawabannya; No way!

Meski Cristiano Ronaldo, Ryan Giggs, Owen Hargreaves dan Carlos Teve, MU tampil sangat tajam, cepat, haus gol dan kreatif. Hasilnya, Arsenal dilumat 4-0.

Kemenangan ini seolah menjadi respon ketertinggalan mereka dari The Gunner di EPL. Persoalannya apakah motivasi mereka sama sat menghadapi Lyon?

Satu-satunya gelar terbaik Setan Merah adalah tahun 1999. Kini mereka berniat mengulangnya kembali. “Kami mendapat lawan berat, Lyon juara enam kali berturut-turut dan itu adalah rekor luar biasa,” kata manajer Sir Alex Ferguson.

Lyon tak mau lagi hanya jadi peggembira di Liga Champions. Mereka juga mengistirahatkan striker Fred dan menurunkan Karim Benzema serta gelandang Jeremy Toulalan saat mereka kalah dari Le Mans, Sabtu kemarin.

Jika Lyon bisa memetik angka di kandang, perjalanan berat mereka masih berlanjut di Old Trafford pada laga tandang.

Foto Gerrard | Foto Lampard | Foto Fabregas | Foto Rooney

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Campur Aduk Peluang Inggris « Therobivans’s

    […] Campur Aduk Peluang Inggris Campur Aduk Peluang Inggris […]

    February 23rd, 2008 at 2:12 pm

  2. andre

    top sekali.dari andre

    August 22nd, 2008 at 7:24 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT