You're here: My Sport Blogging » Sepakbola Indonesia » Article: Libya Ngambek, Indonesia A Juara
Tertinggal 1-0 tapi Indonesia A justru keluar sebagai juara Pertamina Independence Cup 2008. Lho kok? Ya iya, itu lantaran lawannya di final, Libya, menolak melanjutkan pertandingan.
Ternyata Libya protes. Pelatih mereka Gamal Adeen Nowara dipukul oleh salah seorang ofisial Indonesia. Namun tidak diketahui siapa yang melakukan pemukulan.
Insiden ini kabarnya terjadi di jeda babak pertama. Saat kedua tim menuju ruang ganti Nowara dipukul seseorang yang diklaim sebagai ofisial Indonesia.
Kubu Libya menilai insiden ini menunjukkan tindakan tidak menyenangkan dari tuan rumah. Mereka juga menganggap panitia pertandingan gagal memberikan jaminan keamanan.
Gol Libya dicetak Abdalla Mohamed di menit ke-14. Gol ini tercipta karena kiper Markus Horison gagal mengamankan bola crossing yang lewat di depan gawangnya.
Karena tidak diteruskan, maka Libya dianggap kalah WO dan Indonesia diberikan kemenangan 3-0. Saat penyerahan hadiah hanya satu ofisial Libya yang mau hadir.
Indonesia? Ya tetap terlihat gembira. Meski disayangkan harus didapat dengan cara seperti ini.
Di pertandingan sebelumnya, Indonesia B yang diperkuat tim nasional U-21 merebut posisi ketiga setelah mengalahkan Myanmar 1-0 lewat gol tunggal Jajang Mulyana pada menit ke-8.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.
adit
kemenangan ini merupakan gol bunuh diri buat persepakbolaan indonesia……turut berduka cita
August 29th, 2008 at 11:17 pm
adi purwanto
Sangat disayangkan terjadinya hal seperti itu di buni Indonesia yang terkenal ramah.
August 30th, 2008 at 4:24 am
yordan azharuly
sebenarnya insiden tidak perlu di lakukan, karna sangat merugikan. indonesia pun menang tanpa meneruskan pertandiangan itu menurut saya tidak membangakan. (cuma komentar)
August 30th, 2008 at 5:44 pm
rdjafri
kalau memang nowara dipukul, suatu hal yang sangat memalukan untuk indonesia, apa dia pikir ini liga super, yang bisa main pukul aja.
August 30th, 2008 at 6:02 pm
Indonesia Naik 15 Peringkat — Sepakbola Indonesia (Asia Blogging Network)
[…] menjadi juara Piala Kemerdekaan, bulan lalu, mendongrak posisi tim nasional Indonesia dalam daftar ranking FIFA bulan […]
September 3rd, 2008 at 7:18 pm