You're here: My Sport Blogging » Sepakbola Indonesia » Archives: August 2008
Tertinggal 1-0 tapi Indonesia A justru keluar sebagai juara Pertamina Independence Cup 2008. Lho kok? Ya iya, itu lantaran lawannya di final, Libya, menolak melanjutkan pertandingan. Ternyata Libya protes. Pelatih mereka Gamal Adeen Nowara dipukul oleh salah seorang ofisial Indonesia. Namun tidak diketahui siapa yang melakukan pemukulan.
Indonesia A yang diperkuat timnas senior lolos ke final Pertamina Independence Cup 2008 dan akan berhadapan dengan Libya pada final yang akan dilangsungkan Jumat besok. Di semifinal, Rabu malam, timnas senior mengalahkan Indonesia B yang diperkuat Tim U-21 dengan skor tipis 1-0. Sementara Libya melaju ke partai puncak dengan mengalahkan Myanmar 5-3.
Dua wakil Indonesia, Indonesia A dan Indonesia B, terpaksa harus saling bertemu di babak semifinal Pertamina Independence Cup 2008. Kepastian ini didapatkan setelah Indonesia A menang 4-0 atas Myanmar, Senin malam. Hasil yang membuat mereka memimpin klasemen Grup B.
Kelelahan menjadi faktor utama menurunkan penampilan Indonesia B pada turnamen Pertamina Independence Cup 2008. Menghadapi Libya, Jumat malam, Indonesia B ditekuk 1-4. Hasil ini membuat Indonesia B menempati peringkat kedua Grup A. Pada pertandingan pertama, kemarin, mereka menang 2-0 dari Brunei Darussalam.
Penampilan gemilang ditunjukkan tim Indonesia A saat menghadapi Kamboja di ajang Pertamina Independence Cup 2008 di Grup B. Tim yang dihuni pemain-pemain senior tersebut menyikat Kamboja 7-0. Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas menjadi bintang. Budi mencetak empat gol dan BP menyumbang satu. Dua gol lain dicetak Charis Yulianto dan M Ilham.
Di tengah rasa pesimistis dengan kualitas tim-tim peserta Pertamina Independence Cup 2008, Indonesia B membuka langkah pertama dengan kemenangan. Menghadapi Brunei Darussalam di Grup A, tim yang bermaterikan pemain U-21 itu menang 2-0 berkat gol Riski Novriansyah dan Jajang Mulyana.
Piala Kemerdekaan. Buat beberapa orang mungkin agak asing terdengar. Maklum turnamen memperingati hari kemerdekaan Indonesia itu sudah delapan tahun absen. Nah, tahun ini, Piala Kemerdekaan kembali digelar, 21-29 Agustus mendatang diikuti Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, dan Libya. Tuan rumah mengirim dua tim, yakni timnas senior dan U-21.
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.