Sepak Bola atau Tawuran?
Sepak bola Indonesia memang aneh bin ajaib!
Yang bertanding di dalam lapangan, tapi yang ribut di luar lapangan.
Bahkan satu pendukung Persija Jakarta tewas lantaran di keroyok.
Mengenaskan!
Insiden berdarah ini terjadi usai kekalahan Persipuran dari PSMS Medan, Rabu kemarin.
Pendukung Persipura panas lantaran diejek dan dilempari dari tribun penonton. Alhasil mereka memburu dan mengeroyok pendukung tim lain. Apesnya, seorang pendukung The Jakmania–julukan pendukung Persija–tewas.
Lha kok ya gitu sih? Kalah atau menang dalam saatu pertandingan kan biasa.
Kenapa harus kemudian rusuh? Emangnya, setiap pertandingan tim unggulannya harus menang? Nggak mungkin kalee!!!
Final Liga Indonesia sendiri akan mempertemukan All Andalas Final antara PSMS Medan dan Sriwijaya FC.
PSMS melaju setelah menundukkan Persipura 5-4 dalam adu penalti. Bagi Tim Ayam Kinantan ini menjadi kesempatan membayar kegagalan di Copa Indonesia.
Sedangkan bagi Sriwijaya melaju berkat kemenagan tipis 1-0 dari Persija. Gol semata wayang di pertandingan ini tercipta pada menit ke-19 lewat tendangan kaki kiri Keith Kayamba Gumbs.
Dengan demikian Laskar Wong Kito yang ditangani Rahmad Darmawan berpeluang meraih double winner setelah sebelumnya menjadi jawara Copa Indonesia.
Laga final akan dilangsungkan Sabtu (9/2) besok. Semoga tak ada lagi kerusuhan yang akan menambah buruk dan coreng moreng sepak bola kita.

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
Run-de TB
Berjuanglah Laskar Sriwijaya,buktikan SfC Yang terbaik,junjunglah fair play..Bravo SfC
February 8th, 2008 at 12:08 pm
moer
kita harus dewasa….dimulai dari SUPORTER….
Kenapa bisa seperti itu?….
Mbok kalo jadi tuan rumah yang baik…
gak sah ada saling mengejek..apalagi memulai…
panser
February 8th, 2008 at 2:12 pm
raju
Setuju dengan moer… semua hrs berkontribusi utk menjadikan sepak bola Indonesia lbh baik. Anda suporter? Jadilah suporter yg santun. Anda pemain? Jadilah pemain yg menjunjung tinggi fair play. Anda pengurus? Jadilah pengurus yg adil…
February 22nd, 2008 at 12:30 am
kirana
saya salut, masih ada orang2 spt anda yg memiliki kesadaran bahwa untuk menikmati bola tidak perlu anarkis. saya sendiri penggila bola.saya rasa supporter yg anarkis itu memiliki kecenderungan untuk lari dari masalah sosialnya.saya rasa dengan kehidupan sosialnya yang nyaman, tidak membuat dia menjadi brutal.kehidupan sosial bermacam2 dari mulai keuangan sampai sosial kemasyarakatannya.be normal ajah.
April 1st, 2008 at 2:50 pm