Memalukan!
Sedih, kecewa, geram, marah. Saya benar-benar tak tahu mesti bilang apa.
Baru pekan kemarin saya menyaksikan laga cantik saat Sriwijaya FC bertemu Persipuran Jayapura di final Coppa Dji Sam Soe.
Eh, hari pertama babak 8 besar Liga Indonesia justru kebalikannya. Coreng moreng, rusuh, pemukulan terhadap wasit, penghentian pertandingan.
Pokoknya aib yang memalukan!
Pertandingan pertama Grup A di Stadion Brawijaya, Kediri, antara PSMS Medan dan juara Coppa Dji Sam Soe, Sriwijaya FC, yang berakhir imbang 2-2 berlangsung aman dan menarik.
PSMS unggul lebih dulu lewat gol James Koko Lomell (menit ke-2 dan 30). Sriwijaya membalas lewat Ambrizal (43) dan penyerang asal Liberia Zha Rahan (68).
Tapi di partai kedua antara Arema Malang dan Persiwa Wamena berlangsung rusuh.
Suporter Arema Malang mengamuk dan membakar Stadion Brawijaya Kediri. Insiden di 15 menit terakhir, saat kedudukan 2-1 untuk Wamena.
Aksi ini dipicu oleh keputusan wasit Jajat Sudrajat yang menganulir tiga gol Tim Singo Edan yang dicetak Patricia Morales (dua gol) dan Emir Mbamba.
Alasan wasit, pemain Arema berdiri dalam posisi offside dan melakukan handsball.
Suporter Tim Singo Edan membakar semua spanduk dan papan iklan di seluruh lapangan, menghancurkan pagar pembatas, membakar gawang, dan melempari aparat keamanan.
Tak hanya di stadion, mereka juga merusak dan memecahkan kaca mobil yang lewat serta melempari rumah-rumah warga di sepanjang jalan Kediri.
Tragedi ini berdampak pada pelaksanaan kompetisi. Iwan Budianto, anggota Komite Eksekutif PSSI, menyatakan pelaksanaan babak 8 besar di Kediri dicabut.
Udah bikin malu, rugi sendiri karena Kediri tak lagi jadi tuan rumah.
Kapan belajarnya sih? Saya benar-benar sedih, kecewa, geram, marah.

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
Solo Juga Rusuh — Sepakbola Indonesia
[…] selesai terkaget-kaget dengan kerusuhan akibat ulah Aremania yang merusak Stadion Brawijaya Kediri, kemarin, keributan juga terjadi di […]
January 18th, 2008 at 12:42 am
Arema Acam Mundur — Sepakbola Indonesia
[…] kericuhan pada pertandingan perdana babak delapan besar Grup A yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, […]
January 20th, 2008 at 1:03 am
Deff
pernah lihat iklan Extra Joss dgn bintang iklan pemain sepakbola Indonesia? Kekuatan menendang bola bs meruntuhkan buah kelapa yg nyaris memenuhi muatan 1 truck. menurut sy, ini hiperbola yg memalukan. Ini wajar klo PSSI mampu/pernah unjuk gigi dikanca dunia. Di asia aja sudah ompong…apa kt dunia?
Pernah saat babak semifinal,seorang warga Jerman yg ikut nonton bareng di sebuah kafe di Jakarta, saat ditanya wartawan TV ttg peluang juara negaranya, dia menjawab: “masuk babak final itu sdh luar biasa. apapun hasilnya, kami terima saja. Tp saya ingin tanya, kapan Indonesia menjadi bagian dr perhelatan piala dunia?”
Kata2 si bule Jerman ini seolah menampar wajah Indonesia yg dihuni lbh dr 200 jt penduduk.
Kita hy jago klo jadi komentator n penonton-selanjutnya tawuran klo kalah….
JELEK KOQ SOK JAGO?
mending lapangan bola dibangun untuk kegiatan lainnya aja. Dana yg dikeluarkan untuk urusin bola, dialihkan ke masy miskin.
Lebih baik kita semua kenyang n nyaman, drpd buang duit untuk membayar sebuah kemunduran.
July 1st, 2008 at 7:07 am
Deff
babak semifinal Euro 2008
July 1st, 2008 at 7:08 am