Benny Dollo Pelatih Timnas Senior

Siapa pelatih tim nasional senior Indonesia terjawab sudah.
Mantan pelatih Persita Tangerang, Benny Dollo, ditunjuk menggantikan Ivan Kolev yang dipecat beberapa waktu lalu.
Pelatih yang akrab dipanggil Bendol itu dikontrak selama dua tahun dengan bayaran sekitar Rp 50 juta per bulan.
Bendol menyingkirkan satu kandidat lainnya, Pelatih Rahmad Darmawan, yang baru saja juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC.
Beralihnya sosok pelatih timnas ke pelatih lokal memang beralasan. Dua pelatih asing sebelumnya yaitu pelatih Bulgaria Ivan Kolev (2002-04 dan 2007) serta Peter Withe asal Inggris (2004-07) gagal membuahkan prestasi.
Bagi Bendol, 58 tahun, ini adalah penunjukan keduanya setelah 2000-01. Selama 2 tahun menangani timnas, Bendol ditargetkan juara pada turnamen antar negara ASEAN (Piala AFF) 2008, Desember mendatang, di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand.
Target lain adalah meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar, yang babak kualifikasi turnamen itu dimulai tahun 2009.
Sebelumnya juga timnas akan mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan di Jakarta dan Merdeka Games di Malaysia. Keduanya berlangsung pada bulan Agustus.
Dipilihnya Bendol ketimbang Rahmad karena Bendol tidak dalam posisi terikat kontrak dengan klub. Rahmad sendiri masih terikat kontrak di Sriwijaya FC hingga November 2008.
Apakah penunjukan Bendol ini tepat? Atau ada pelatih yang lebih ngepas lagi?
Silahkan komentar Anda…

Ikuti diskusi Ada 10 komentar untuk artikel ini.
opit_singamania
pelatih pssi hrsnya rahmad darmawan saja. buktinya dia bs mengawinkan 2 gelar
February 11th, 2008 at 6:12 pm
raju
Sebenarnya PSSI menyaring 2 nama; Benny Dollo dan Rahmad Darmawan. Tapi pilihan akhirnya jatuh pd Bendol.
Alasannya sih, krn Bendol td terikat kontrak dgn tim manapun, sementara Rahmad berstatus pelatih Sriwijaya FC…
February 22nd, 2008 at 12:33 am
nanash-the vikink
what? bendol jd pelatih timnas? gak salah tu? nanganin persita aja gak bisa apalagi nanganin timnas. mau jd apa timnas kita ini? kolev aja gak bisa nanganin? gak ada pelatih lain apa? skarang Q dah sangsi sama timnas, baik kandang maupun lawan. mendingan urus juniornya aja, tp gak perlu lah ke argentina segala.
March 1st, 2008 at 5:52 pm
raju
nanash… memang sedih melihat prestasi timnas dan sepak bola kita… tp jk kita sedih terus gak bagus juga kan? Mungkin gak ada salah nya kita ngasih kesempatan pada bendol, tergantung apa visi dan target yg dia bawa… jgn gagal dikit pecat, gagal dikit pecat…
March 14th, 2008 at 5:55 pm
rahman
ia yaaaaa.. tp nggak papa kok kita coba dulu moga pelatih baru ini bisa membawa angin segar buat timnas indonesia.. ayo merah putih ku bangkit!!!! tunjukkan ke_perkasaan mu sebagai mana engkau tunjukkan pada perhelatan piala ASIA!!
March 20th, 2008 at 8:24 pm
Agus
kaget seperti tersambar petir.kenapa hrs dolo?diakan tidak mempunyai prestasi wkt menangani persita.klu alasan kontrakkan bisa di negoisasi.
March 26th, 2008 at 8:50 am
rengga_tata
menurut saya
yang perlu dibenah adalah para pemainnya
disegi pelatih kita sudah sangat mapan
tapi amunisi kita kurang,
masak belum peluit terakhir udah ngos-ngosan,malukan denagan penonton.
dan budayakan rasa malu pada pemain donk, jangan kita pilih klo ia memang tidak kompeten,
apa perlu angling darma,nyi pelet, dan pasukanya turun tanggan ,
he he he he
April 1st, 2008 at 1:03 pm
empi
yah…sekali-kali gak salah dong pake kemampuan pelatih lokal.
Orang kita (indonesia) pasti lebih tau apa dan sejauh mana masih batas kemampuan kita n juga …..lebih irit dana bro….
April 21st, 2008 at 2:41 pm
eza
gw sih setuju aja siapapun yg jd pelatih timnas, yg penting kerja sama dan kerja keras para pemain, pelatih, dan petinggi pssi, dan juga masyarakat indonesia sebagai pendukung setia timnas…
Ayo tunjukan prestasimu wahai timnasku, bravo sepakbola….
April 28th, 2008 at 2:06 pm
darmo
siapa -pun pelatihnya
harus dapat membangkitkan kekuatan TimNas yang hampir punah
May 6th, 2008 at 7:10 pm